Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 23 September 2026
Sidang Paripurna DPRD Bali Bahas 3 Ranperda
Kamis, 20 Juli 2017,
19:22 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wakil Gubernur Ketut Sudikerta menghadiri Rapat Paripurna ke-13 DPRD Bali yang dipimpin Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama dengan agenda Jawaban Gubernur Bali atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2016, Raperda tentang Pengelolaan Sapi Bali dan Raperda tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD di Gedung DPRD Bali, Kamis (20/7).
[pilihan-redaksi]
Dalam jawabannya, Gubernur Made Mangku Pastika memberikan apresiasi atas pandangan umum berupa pendapat, usul, saran dan pertanyaan yang telah disampaikan Fraksi Dewan. Apresiasi dari seluruh Fraksi terhadap opini WTP yang diperoleh Pemerintah Provinsi Bali menurutnya merupakan hasil kerja keras bersama dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.
Terkait dengan usul untuk mengubah judul Raperda tentang Pengelolaan Sapi Bali menjadi Perlindungan dan Pengelolaan Sapi Bali, pihaknya tidak sependapat.
“Karena dalam pengelolaan Sapi Bali tersebut, sudah mencakup aspek perlindungan, yang merupakan satu kesatuan dalam melaksanakan pengelolaan," jelasnya.
Usai rapat paripurna, di depan wartawan Gubernur menyampaikan Perda Pengelolaan Sapi Bali diharapkan mampu menjaga kemurnian Sapi Bali sebagai warisan nenek moyang yang sebenarnya Banteng yang sudah dijinakkan dan dibudidayakan para leluhur hingga bisa seperti saat ini.
“Kalau dilihat dari segi kualitas kolesterolnya rendah, seratnya bagus, hanya memang sedikit kenyal,” ujarnya. Kekenyalan ini menurutnya wajar karena dari segi postur sebagai keturunan banteng.
Ia berharap nantinya daging sapi Bali bisa masuk ke hotel sehingga mengurangi impor dan meningkatkan nilai jualnya di pasaran. Menurutnya hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas daging sapi Bali yang meliputi perbaikan pakan dan perlakuan terhadap sapi itu sendiri, termasuk perlakuan pada waktu memotong dan distribusinya.
Ia menambahkan nantinya akan ada daerah non sawah yang menjadi sentral-sentral pengembangan sapi Bali seperti misalnya di Nusa Penida, Bangli dan Jembrana. [rls/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8312 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5742 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3591 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2428 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026