Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 5 November 2026
Pemprov Gelar Simakrama Bersama Pandita dan Pinandita se-Bali
Rabu, 26 Juli 2017,
13:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemprov Bali menggelar Simakrama bersama Pandita dan Pinandita yang digelar di Ruang Rapat Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (26/7).
Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya pada kesempatan itu yang dibacakan oleh Wagub Ketut Sudikerta menyatakan simakrama diharapkan bisa menjadi bahan renungan tentang kehidupan agama Hindu, guna menyegarkan kembali aktivitas keagamaan dalam menghadapi tantangan-tantangan baru ke depan.
[pilihan-redaksi]
Lebih jauh, Gubernur Pastika pun mengharapkan peranan Sulinggih, Pinandita, tokoh Hindu, Cendikiawan Hindu dan tokoh adat, yang perlu lebih digalang dalam wawasan kebangsaan yang lebih baik.
“Saya mapinunas ring para pandita dan pinandita sami, serta tokoh agama dan adat untuk senantiasa memberikan tuntunan kepada umat dan masyarakat agar mampu beradaptasi dan mengendalikan diri dengan baik sehingga apa yang menjadi makna dari kehidupan beragama dan bernegara dapat kita laksanakan dengan rasa tanggung jawab,” ujar Pastika.
Pejabat Pelaksana Tugas Pokok Kementerian Pertahanan RI I Ketut Budiastawa, menyampaikan permasalahan kehidupan sosial bernegara saat ini sangat dipengaruhi oleh kehidupan beragama, seperti di Bali sedikit ketidak seimbangan disebabkan karena kurangnya melaksanakan Rsi Yadnya, sedangkan 4 yadnya lainnya dalam pengamalan Panca Yadnya selalu dilaksanakan secara jor-joran. Untuk itu, Ia mengajak seluruh umat untuk lebih peduli terhadap pelaksanaan yadnya yang ditujukan kepada para Rsi tersebut.
Lebih jauh, Ia berharap agar masyarakat bisa menjaga taksu Bali, karena menurutnya berkat taksu itulah yang menjadi daya tarik lain daripada yang lain dibanding daerah lain.
“Bali tanpa taksu sama dengan mayat, Bali paling lain di Dunia bukan hanya di Indonesia, maka harus terus dijaga Taksunya, agar terus menarik. Mari cintai diri sendiri selaku orang bali, cintai bangsa sendiri, jaga keutuhan NKRI,” ujar Budiastawa. [bbn/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 609 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 492 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026