Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Bupati Klungkung Menangis Haru di Temu Wirasa, Ini Penyebabnya
Jumat, 28 Juli 2017,
21:17 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Program temu wirasa Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali berlanjut. Dipimpin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan didampingi Wakil bupati Made Kasta, Temu Wirasa ke IV ini mengambil lokasi di Balai Desa Tangkas, Klungkung , Jumat (28/7/2017).
Turut hadir seluruh Kepala Perangkat Daerah (KPD) dan komponen masyarakat sekecamatan Klungkung.
[pilihan-redaksi]
Pada Temu Wirasa yang dipandu Asisten Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Ketut Suayadnya, diawali dengan pemaparan capaian dari program – program yang terkait dengan Gema Santi. Baik di bidang Pendidikan, Sosial, Pertanian, dan Infrastruktur, yang sudah terlaksana maupun yang sedang dalam tahap pengkajian. Serta pemaparan berbagai prestasi yang telah diraih Pemkab Klungkung baik ditingkat provinsi bali maupun Nasional.
Namun ada sesuatu yang berbeda pada Temu Wirasa ke IV ini, di mana Bupati Nyoman Suwirta sempat meneteskan air mata ketika memaparkan upaya kerasnya dalam memerangi kemiskinan. Sontak temu wirasa terhenti dan suasana menjadi hening sejenak ketika Bupati Suwirta harus mengusap air matanya dan dengan nada suara terbata bata berusaha melanjutkan pemaparannya.
Menurut Bupati Suwirta, ditengah ketulusannya mengabdi untuk membangun Klungkung, dirinya menghadapi berbagai hambatan, kendala dan bahkan tanggapan miring. Dirinya merasakan haru dan terenyuh karena sulitnya menurunkan angka kemiskinan, padahal sudah banyak bantuan baik dari pemerintah pusat maupun daerah yang telah digelontorkan. Warga miskin merasa nyaman menjadi warga miskin akibat bantuan yang diterimanya. Padahal warga miskin ini memiliki fisik dan kemampuan jika ingin keluar dari garis kemiskinan.
Selain itu data yang selama ini dipakai patokan tidak valid atau tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan. Untuk itu melalui temu wirasa ini, Bupati Suwirta perintahkan perbekel untuk melakukan pendataan secara baik dan lanjut melakukan koordinasi ke dinas terkait lalu melaporkan kepada dirinya.
Uang hasil pembangunan di Klungkung juga banyak yang lari keluar, hal ini diakibatkan pemenang tender proyek di Klungkung banyak berasal dari kontraktor luar klungkung dan bahkan bahan bahan proyek juga dibawa dari luar daerah. Untuk itu dirinya mendorong orang orang klungkung yang memiliki modal untuk ikut tender dan membangun Klungkung, sehingga peredaran uang pembangunan dapat dirasakan masyarakat Klungkung sendiri. [rls/klk/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 624 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026