Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 9 Agustus 2026
Putin Usir 755 Staf Diplomat AS dari Rusia
Selasa, 1 Agustus 2017,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Moskow. Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pengusiran 755 staf diplomat AS setelah Washington menerapkan rangkaian sanksi terhadap Moskow.
Keputusan pengusiran sejatinya telah dirilis pada Jumat lalu (28/7/2017), namun kemudian Putin menegaskan ke-755 orang itu harus sudah angkat kaki dari Rusia pada 1 September mendatang.
[pilihan-redaksi]
Kepada stasiun televisi Rusia, Putin mengatakan bahwa lebih dari 1.000 orang telah bekerja dan masih bekerja di kedutaan dan konsulat-konsulat AS dan 755 orang di antaranya harus menghentikan aktivitas mereka di Rusia.
Putin mengaku tak ingin menerapkan sanksi lanjutan, namun di sisi lain dia mengatakan tidak melihat hubungan kedua negara 'berubah dalam waktu dekat'.
BBC melaporkan, pengusiran 755 staf diplomat AS dari Rusia boleh jadi merupakan pengusiran dalam jumlah terbesar dari suatu negara dalam sejarah modern.
Ratusan orang itu meliputi staf diplomat dari berbagai kawasan di Rusia. Selain para staf kedutaan di Moskow, personel yang terdampak mencakup staf konsulat di Ekaterinburg, Vladivostok, dan St Petersburg.
Pemerintah AS menilai tindakan Rusia 'disayangkan dan aksi yang tidak perlu'.
"Kami tengah meninjau dampak pembatasan tersebut dan bagaimana kami akan meresponsnya," ujar seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS.
Pada Kamis lalu (27/7/2017), Senat AS sepakat menjatuhkan rangkaian sanksi terhadap Rusia. Rangkaian sanksi terhadap Rusia dirancang sewaktu Barack Obama masih menjabat presiden AS. Saat itu, sanksi-sanksi tersebut didesain sebagai hukuman atas aksi Rusia menganeksasi Krimea dari Ukraina pada 2014.
Wujud sanksi tersebut beragam, antara lain pembekuan aset sejumlah petinggi pemerintah Rusia serta pembatasan pada industri minyak Rusia, sektor keuangan, teknologi, dan persenjataan. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4404 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1819 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1499 Kali
04
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 985 Kali
05
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 920 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026