Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
FBI Menangkap Penyebar Virus WannaCry
Minggu, 6 Agustus 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, San Francisco. Marcus Hutchins pembasmi virus komputer 'WannaCry' yang menyerang komputer berbagai negara, ditangkap petugas Biro Investigasi Federal AS.
NPR.org mengabarkan Kamis (2/8/2017), Marcus Hutchins, ditangkap saat menghadiri konperensi pengamanan siber The Black Hat and DefCon di Las Vegas. Lelaki asal Inggris berusia 23 tahun tersebut, menurut Departemen Kehakiman AS, dituduh menyebarkan program malware Kronos, yang diciptakan untuk mencuri log-in dan data keuangan bank-bank sejumlah negara.
[pilihan-redaksi]
Nama Marcus Hutchins mencuat bulan Mei lalu, setelah berhasil melumpuhkan virus komputer 'WannaCry' yang tersebar ke-150 negara sekitar bulan Juli 2014 hingga Juli 2015. Virus WannaCry merangsek komputer dan menguncinya dan meminta tebusan pemiliknya bila hendak terlepas dari serangan tersebut. Salah satu korbannya adalah Badan Pelayanan Kesehatan, sehingga banyak rumah sakit terhenti kegiatannya, termasuk ruang operasi yang tak mampu melakukan pembedahan. Berkat tangan dingin Marcus Hutchins, serangan WannaCry dapat dilumpuhkan.
Banyak periset komputer dan ahli komputer terkejut dengan penangkapan Marcus Hutchins, yang dituduh tiga dakwaan berat. Di antaranya melakukan pemalsuan data komputer, menyebarkan alat pendeteksi komunikasi dan mengakses komputer tanpa izin. Andrew Mabbit, pendiri perusahaan pengamanan komputer Fidus Information Security membantu mencarikan pengacara bagi Marcus. "Saya tidak percaya dengan tuduhan itu. Dia menghabiskan karirnya menghentikan serangan. Bukan menciptakan virus," tulis Andrew Mabbit di akun Twitternya.
Sedangkan Kevin Beaumont, periset komputer lainnya, menyatakan Departemen Kehakiman AS melakukan kesalahan besar. "Bisnis Hutchins adalah menyusup ke dalam virus seperti Kronos itu, memantaunya dan menjual datanya kepada pihak berwajib," katanya. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7778 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026