Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siswi SMA di Karangasem Dicabuli 4 Siswa Sebaya

Rabu, 9 Agustus 2017, 14:29 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabali.com, Karangasem. Kekerasan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Karangasem, kali ini seorang siswi salah satu SMA di Karangasem berinisial NKS (16) nyaris bunuh diri setelah menjadi korban pencabulan empat siswa laki-laki sebayanya. Ironisnya perbuatan tidak senonoh tersebut berlangsung di dalam ruangan kelas saat jam istirahat, Sabtu (5/8) sekitar pukul 11.30 wita.
 
"Saat itu anak saya sampai di rumah langsung mengunci pintu tidak tau kenapa. Setelah itu untung keburu ketauan anak saya sempat mencoba bunuh diri dengan menjerat lehernya menggunakan selendang bahkan sempat tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke rumah sakit," ujar ibu korban Luh LW (46).
 
[pilihan-redaksi]
Setelah ditanya akhirnya korban NKS menceritakan perlakuan yang dialaminya di sekolah bahwa dirinya dilecehkan oleh empat siswa laki-laki yakni IKN (16), NP (16), IWW (16), dan KM (16).
 
Kejadian tersebut bermula pada saat jam istirahat. Saat itu IKN datang bersama NP ke dalam ruangan kelas dan langsung memeluk tubuh korban dan meremas kedua payudara menggunakan kedua tangannya sambil menciumi pipinya. Kemudian tubuh korban ditarik dari belakang sambil dipangku oleh NP sambil menggoyangkan pinggulnya.
 
Setelah itu datang IWW dan berdiri di sebelah kanan korban sambil ikut meremas payudara sebelah kiri korban sambil mengeluarkan suara desahan ahh..ahh...
 
Selanjutnya, IKN mengeluarkan alat kelamin dan digosokan ke perut dan pinggang pelapor, bahkan korban sempat disuruh untuk memegang alat kelaminnya dan menekan kepala korban ke arah kemaluannya tersebut. Saat itu juga datang KM dan ikut meremas payudara sebelah kanan korban dengan mengunakan tangan kiri.
 
Mendapat perlakuan tersebut, NKS menangis dan mengancam akan melaporkan kejadian tidak senonoh tersebut kepada guru, namun dilarang oleh pelaku.
 
Atas kejadian tersebut, pada hari Minggu (6/8) sekira pukul 14.00 wita, ibu korban melaporkan kejadian yqng dualami putrinya ke Polsek Kubu.
 
"Kami belum melakukan penahanan, karena pelaku masih dibawah umur karna itu kami masih berkordinasi dengan pihak terkait. Untuk sementara pelaku baru diamankan saja," ujar Kapolsek Kubu AKP Made Suadnyana,S.Sos, Rabu (9/8). [bbn/igs/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami