Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Muntahan Darah Anggota Brimob Diteliti di Labfor
Rabu, 9 Agustus 2017,
19:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Guna membuktikan adanya penyerangan dan perampasan senjata terhadap anggota Brimob Polda Bali Brigadir Polisi (Brigpol) I Bagus Suwarna, muntahan darah korban dibawa ke Laboratorium Forensic (Labfor) Mabes Polri Cabang Denpasar untuk diteliti. Polda Bali hingga kini masih menunggu hasil akhir dari labfor.
Sumber mengatakan, anggota Subden A Pelopor Brimob Polda Bali itu sudah dibawa dari klinik Hotel Ayana dan dirawat ke RS Trijata Polda Bali, Rabu (9/8). Dibawanya korban ke RS Trijata terkait masalah penemuan muntahan darah korban di TKP, pasca kejadian.
[pilihan-redaksi]
Nantinya, sampel muntahan darah tersebut dicocokkan apakah ada kandungan racun dan zat lainnya. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Polda Bali masih menunggu hasil labfor terkait muntahan darah tersebut.
Sementara perkembangan dilapangan, petugas kepolisian terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi di TKP. Selain itu petugas kepolisian juga memeriksa kamera CCTV dilokasi. Namun hasilnya tidak siginifikan.
Dimana, hasil rekaman CCTV tersebut terlihat samar-samar, karena jarak jangkauan CCTV jauh dari TKP.
“Ada terlihat, tapi tidak jelas karena jaraknya cukup jauh. Kalau pengakuan dari korban pelakunya tiga orang berkewarganegaraan asing mirip orang Timur Tengah,” ungkapnya.
Sumber kembali mengatakan, insiden perampasan senjata api sedikit nyata, karena kurang lebih 4 menit sebelum meninggalkan kantin, korban menuju parkiran motor dan senjata api laras panjang masih ada ditangannya. Diparkiran, korban bertemu dengan 3 pelaku warga Timur Tengah dan selanjutnya sudah tak sadarkan diri.
“Dia mengaku saat menuju parkiran motor melihat 3 warga asing mirip Timur Tengah dan selanjutnya sudah tidak sadarkan diri. Ingat-ingat sudah berada di klinik hotel,” bisik sumber.
Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja membenarkan muntahan darah korban masih diteliti oleh tim Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Denpasar.
“Kami masih menunggu hasil labfor tersebut,” beber Kombes Hengky, Rabu (9/8).
Tak kalah pentingnya, Kombes Hengky mengingatkan anggotanya agar selalu bersiaga dan mewaspadai dalam bertugas atau dikenal istilah body sistem. Body System adalah satu polisi dijaga satu polisi yang memegang senjata.
“Perkuat penjagaan mako. Siagakan seluruh personil untuk selalu waspada dalam bertugas,” tegasnya.
Diberitakan, Brigpol I Bagus Suwarna diserang dan kemudian merampas senjata api miliknya saat berjaga di Hotel Ayana Resort dan Spa Kuta Selatan, Selasa (8/8) sekitar pukul 11.20 wita. Kejadian terjadi usai korban istirahat makan bersama salah seorang security Karang Emas Residen bernama Alam, di Rimba Resort yang berjarak kurang lebih 500 meter dari Hotel Ayana.
Sempat masuk ke toilet, korban tiba-tiba ditemukan pingsan oleh seorang security setempat dalam kondisi tergeletak pingsan bermandikan darah, mata kiri lebam merah serta muntah darah. Senjata api laras panjang jenis organik SS1 berisi 1 magasen berisi 3 peluru hampa dan 27 peluru karet, hilang. [bbn/spy/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026