Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Empat Komplotan Gendam Digulung Buser Polsek Kuta

Selasa, 15 Agustus 2017, 20:28 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Empat komplotan gendam (hipnotis) antar Pulau digulung aparat kepolisian Polsek Kuta dalam sebuah penyergapan di Hotel Pulau Bali di Jalan Gunung Semeru Denpasar Barat, Senin (07/8) sekitar pukul 08.00 wita. 
 
Modus operandi para pelaku ini cukup rapi, berpura-pura berbincang dengan korbannya dan menawarkan barang benda pusaka. Setelah korban lengah, uang di ATM milik korban dikuras isinya. 
 
[pilihan-redaksi]
Keempat pelaku gendam itu masing-masing, Muhamad Irfan (45) asal Semarang Jawa Tengah, Sodi Iskandar (48) asal Tangerang Banten, Zamzami (43) asal Cengkareng Jakarta Barat dan Suganda Bangun (46) asal Tangerang Banten. 
 
Menurut Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, keempat pelaku mengendam korbannya, Nisa (38), seorang ibu rumah tangga asal Ciamis, Jawa Tengah dan tinggal di Pondok Anyar Inn kamar nomor F8, Jalan Kingkong Kubu Anyar, Badung. 
 
Korban awalnya berbelanja di Carefour Jalan Sunset Road Kuta, Jumat (2/8) sekitar pukul 14.30 wita. Saat memilih barang, dua pelaku menghampiri korban dan mengajak mengobrol. Entah mengapa, korban manut-manut saja saat diajak makan di restoran di dalam Carefoure. Disinilah kedua pelaku berpura-pura menanyakan dimana tempat penjualan benda pusaka. 
 
“Kedua pelaku berpura-pura menjual benda pusaka yang mereka bawa berupa dua guci kecil terbuat dari kuningan dan di dalamnya terdapat batu giok merah masih menyala. Katanya, guci itu bisa membawa rejeki dan cepat dapat jodoh,” ujarnya didampingi Kanitreskrim Iptu Arya Seno Wimoko. 
 
Selain itu, kedua pelaku juga menawarkan kepada korban untuk membelinya. Termakan bujuk rayu, korban tiba-tiba saja seperti hilang ingatan. Anehnya, ibu rumah tangga yang menginap di Pondok Anyar Inn kamar nomor F8 Jalan Kingkong Kubu Anyar, Badung itu menyerahkan kartu ATM beserta nomor Pin-nya. 
 
“Korban sadar ditipu setelah tiba di penginapan dan mengecek ATM ternyata ada penarikan saldo miliknya sebesar Rp 4.650.000,” bebernya. 
 
Menerima laporan korban, Panit Buser Polsek Kuta Ipda Budi menyelidiki dan mengecek CCTV dilokasi. Akhirnya, keempat pelaku terlacak menginap di Hotel Pulau Bali di Jalan Gunung Sumeru, Denpasar Barat. 
 
“Mereka kami tangkap, Senin (7/8) sekitar pukul 08.00 wita. Di dalam kamar hotel kami temukan ada empat pelaku,” ungkap Kapolsek. 
 
Diperiksa, kawanan pintar “bersilat lidah” ini mengaku sudah 3 kali menipu korbannya. TKP pertama di ANW Restoran Carefoure di Jalan Sunset Road Kuta, Mall Bali Galeria di Jalan By Pass Ngurah Raid, terakhir di Hardys Swalayan di Jalan Raya Kuta. Modus penipuan ini cukup mudah, menukarkan kartu ATM korban di sebuah tisue diganti dengan kartu perdana ponsel. 
 
[pilihan-redaksi2]
"Saat korban lengah, mereka menukar ATM korban dengan tissue berisi kartu perdana," ucap Kapolsek. 
 
Dalam aksi penipuan itu, keempatnya memiliki peran masing-masing. Ada yang berpura-pura mengajak korban mengobrol, mengawasi suasana sekitar dan mentransfer uang korban. 
 
“Kawanan ini merupakan penipu antar Pulau. Sebelum tertangkap, mereka sudah 3 hari berada di Bali. Untuk sekali beraksi, mereka bisa menipu korbannya Rp20 juta hingga 30 juta,” tandasnya. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami