Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pulang Kerja, Karyawan Alfamart Dikeroyok Kawanan Begal

Jumat, 25 Agustus 2017, 06:00 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Aksi kejahatan jalanan (Street Crime) di Denpasar semakin menjadi-jadi dan kembali bikin keributan di Jalan Mahendradata, Denpasar, Rabu (23/8) dini hari. Sayangnya, aparat kepolisian Polresta Denpasar belum berhasil menangkap 8 pelaku yang mengendarai sepeda motor.

[pilihan-redaksi]

Korban kejahatan Street Crime, Rabu dinihari, menimpa seorang karyawan Alfamart, Yunus Miranda tinggal di Jalan Raya Sesetan Denpasar. Yunus menjadi korban begal dan merampasan di Simpang Empat Jalan Mahendradata, Denpasar Barat, Rabu (23/8) sekitar pukul 03.00 Wita.

Korban mengaku, rencananya akan pulang ke rumahnya selepas kerja di Toko Moderen Alfamart II, Denpasar Selatan. Para pelaku berjumlah 8 orang dengan mengendarai 4 sepeda motor dan tiba-tiba saja menghadang laju kendaraan sepeda motor korban, tepat di Simpang Empat, Jalan Mahendradata Denbar.

“Korban kaget, shock dan ketakutan ketika dihadang para begal,” ujar sumber Kamis (24/8).

Kawanan begal yang rata-rata berusia remaja itu turun dari motor dan kemudian menyerang korban secara tiba-tiba. Tak pelak, korban dihajar hingga babak belur. Ada yang menendang dengan kaki dan tangan kosong. Akibat diserang kawanan begal, korban yang duduk di atas sepeda motor terjatuh.

“Korban mengalami bonyok pada bagian wajah. Sekujur tubuhnya memar,” ungkap sumber lagi.

Tak hanya menghajar korban hingga babak belur, kawanan begal tersebut merampas dompet dan HP korban. Dalam dompet berisi STNK sepeda motornya bernompol DK 7938 DC, KTP, SIM C, ATM BCA, ATM BNI, uang tunai Rp.280.000, dan beberapa baju dan beras 10 Kg.

“Sadis sekali mereka beras yang baru dibeli dirampas,” sebut sumber.

Setelah menghajar korbannya, 8 pelaku kabur dan korban melaporkannya ke Polresta Denpasar. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari jajaran Polresta Denpasar terkait kejadian. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto sulit dihubungi wartawan kemarin, terkait konfirmasi kasus tersebut.

Kendati begitu, Kasubaghumas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkan kejadian yang merugikan korban jutaan rupiah.

“Ya benar, laporannya sudah diterima dan Polresta masih menyelidikinya. Saksi korban sudah diperiksa dan petugas masih mencari rekaman CCTV dilokasi,” tandasnya. [spy/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami