Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BNNP Gerebek 3 Tempat Hiburan, Dua Positif Narkoba

Senin, 28 Agustus 2017, 07:11 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Tiga lokasi tempat hiburan menjadi target operasi jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dan BNN Kabupaten Badung, Minggu (27/8) kemarin. Sayang, tidak ditemukan narkoba dan sejenisnya. Namun berdasar hasil te urine, dua pengunjung positif konsumsi narkoba.
 
Target operasi pertama pengerebekan BNNP Bali yakni, tempat hiburan Blue Star diseputaran Suwung Denpasar Selatan. Puluhan petugas dari BNNP dan BNN Kabupaten menyeruak masuk dan melakukan pemeriksaan. Satu persatu pengunjung, ladies companion (LC), karyawan, manajer dan satpam diperiksa. Penyisiran juga dilakukan di dalam sejumlah room (kamar).
 
[pilihan-redaksi]
Selain memeriksa badan dan barang, petugas juga melakukan tes urine terhadap 13 pengunjung. Hasil tes urine terhadap belasan pengunjung dinyatakan negative. 
 
“Setelah menjalani tes urine, semuanya negatif,” ungkap Kabid Pemberantasan BNNP Bali AKBP Ketut Arta, Minggu (27/8) kemarin.
 
Tak ketinggalan tempat hiburan Kafe Belalang di Sanur juga disatroni petugas dengan memeriksa sejumlah karyawan dan LC. Tes urine dilakukan terhadap 4 orang terdiri dari pengunjung. 
 
“Hasilnya, satu pengunjung positif mengkomsumsi narkoba,” ungkapnya.
 
Kafe Jegeng juga menjadi incaran pengerebekan. Kafe Jegeng yang berlokasi di Sanur digerebek petugas. Sama halnya di Blue Star, petugas juga melakukan tes urine terhadap sejumlah karyawan dan LC. 
 
“Di tempat hiburan Kafe Jegeg, seorang perempuan positif menyalahgunakan obat-obatan (benzodiazepine, red),” katanya.
 
Di lokasi ketiga tersebut jelas AKBP Arta pihaknya melakukan tes urine terhadap 16 orang yang terdiri atas pengunjung, staf, manajer, dan LC. 
 
“Jadi, terhadap dua orang yang menggunakan narkotika, kami arahkan untuk melakukan rehabilitasi di BNNP Bali. Keduanya akan di-assesment,” tandas Arta. 
 
Assesment ini dilakukan guna mengetahui sejauh mana tingkat kecanduan dan darimana diperoleh barang haram tersebut. [spy/wrt] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami