Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 17 Oktober 2026
BNNP Gerebek 3 Tempat Hiburan, Dua Positif Narkoba
Senin, 28 Agustus 2017,
07:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tiga lokasi tempat hiburan menjadi target operasi jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dan BNN Kabupaten Badung, Minggu (27/8) kemarin. Sayang, tidak ditemukan narkoba dan sejenisnya. Namun berdasar hasil te urine, dua pengunjung positif konsumsi narkoba.
Target operasi pertama pengerebekan BNNP Bali yakni, tempat hiburan Blue Star diseputaran Suwung Denpasar Selatan. Puluhan petugas dari BNNP dan BNN Kabupaten menyeruak masuk dan melakukan pemeriksaan. Satu persatu pengunjung, ladies companion (LC), karyawan, manajer dan satpam diperiksa. Penyisiran juga dilakukan di dalam sejumlah room (kamar).
[pilihan-redaksi]
Selain memeriksa badan dan barang, petugas juga melakukan tes urine terhadap 13 pengunjung. Hasil tes urine terhadap belasan pengunjung dinyatakan negative.
“Setelah menjalani tes urine, semuanya negatif,” ungkap Kabid Pemberantasan BNNP Bali AKBP Ketut Arta, Minggu (27/8) kemarin.
Tak ketinggalan tempat hiburan Kafe Belalang di Sanur juga disatroni petugas dengan memeriksa sejumlah karyawan dan LC. Tes urine dilakukan terhadap 4 orang terdiri dari pengunjung.
“Hasilnya, satu pengunjung positif mengkomsumsi narkoba,” ungkapnya.
Kafe Jegeng juga menjadi incaran pengerebekan. Kafe Jegeng yang berlokasi di Sanur digerebek petugas. Sama halnya di Blue Star, petugas juga melakukan tes urine terhadap sejumlah karyawan dan LC.
“Di tempat hiburan Kafe Jegeg, seorang perempuan positif menyalahgunakan obat-obatan (benzodiazepine, red),” katanya.
Di lokasi ketiga tersebut jelas AKBP Arta pihaknya melakukan tes urine terhadap 16 orang yang terdiri atas pengunjung, staf, manajer, dan LC.
“Jadi, terhadap dua orang yang menggunakan narkotika, kami arahkan untuk melakukan rehabilitasi di BNNP Bali. Keduanya akan di-assesment,” tandas Arta.
Assesment ini dilakukan guna mengetahui sejauh mana tingkat kecanduan dan darimana diperoleh barang haram tersebut. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4428 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2081 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1969 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1612 Kali
05
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1456 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026