Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Jukung Mengapung Tanpa Awak di Selat Bali
Senin, 11 September 2017,
21:04 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pagi ini nelayan ujung pesisir dikejutkan dengan penemuan jukung tanpa awak yang mengambang ditengah perairan selat Bali. Saat dievakuasi, kebetulan salah seorang pengguna jalan Komang Gunarsa asal Seraya Timur mengenali jukung tersebut yakni milik seorang nelayan asal Desa Seraya Timur bernama Made Witia (44).
"Saat itu ada warga sini yang kebetulan lewat di Ujung dan mengenali jukung tersebut, kemudian saya diberitahu dan langsung melihat, ternyata benar itu jukung milik adik saya yang kemaren sore pergi melaut," ujar Wayan Putu Rerod (49) selaku kakak Korban.
[pilihan-redaksi]
Dituturkan Rerod, adiknya tersebut pergi melaut pada Minggu sekitar pukul 17.00 wita berangkat dari pesisir pantai Songan, Banjar Tukad Hitam, Desa Seraya Timur, Karangasem. Biasanya Witia kembali keesokan harinya sekitar pukul 09.00 wita.
Dirinya mengaku sama sekali tidak mendapat firasat apapun bahwa adiknya tersebut akan mengalami musibah sampai kabar ditemukannya jukung miliknya oleh nelayan pesisir ujung di tengah perairan selat Bali-Lombok.
Made Witia dikenal sebagai nelayan tangguh dan paling berpengalaman di Seraya Timur. Segala sesuatu seluk beluk tentang kondisi perairan di wilayah tersebut sudah dikuasai bahkan Witia dikatakan sering bermalam di tengah lautan.
Selain itu, dirinya juga diketahui cukup sering nyebrang ke Lombok hanya menggunakan jukung untuk menjual hasil tangkapannya sebelum kembali menepi di pantai Songan.
Sementara sebelum kejadian, Witia diketahui sempat menghubungi anaknya via telepon sekitar pukul 21.00 wita yang kebetulan saat itu cucunya sedang berulang tahun. Namun sayang telepon terakhir dari Witia untuk anaknya tersebut tidak diketahui sehingga hanya menyisakan panggilan tak terjawab saja.
Diakui Rerod bahwa semalam kondisi cuaca sangat buruk, bahkan dirinya yang rencananya semula akan melaut pada pukul 04.00 dini hari membatalkan niatnya setelah melihat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Saat ini, keberadaan Witia masih belum diketahui, para nelayan setempat bersama tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap Witia di sekitaran perairan tersebut. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
03
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1855 Kali
04
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1754 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026