Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
BI Serukan Bayar Tol Pakai E-Money Per 31 Oktober
Selasa, 12 September 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Bank Indonesia (BI) mengingatkan, mulai 31 Oktober 2017 seluruh transaksi pembayaran tol di Indonesia, hanya bisa menggunakan uang elektronik atau e-monney.
"Hal itu diharapkan akan mempercepat proses pembayaran di jalan tol, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/9/2017).
[pilihan-redaksi]
Bank Sentral, lanjut Agusman, sedang meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sebagai otoritas jalan tol serta Kementerian Perhubungan sebagai otoritas transportasi, untuk mempersiapkan elektronifikasi pembayaran jalan tol tersebut.
Kementerian PUPR, kata Agusman, segera menerbitkan peraturan yang mewajibkan transaksi nontunai di jalan tol untuk mendukung penerapan pembayaran nontunai.
"Sistem pembayaran elektronik di jalan tol juga akan menerapkan interkoneksi dan interoperabilitas melalui "Secure Access Module (SAM) Multi Applet" yaitu penerapan infrastruktur yang mendukung penerapan multi bank penerbit untuk menyediakan layanan uang elektronik secara interkoneksi," jelas Agusman.
Selain itu, ujar dia, BI, perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga akan meningkatkan kampanye dan edukasi terhadap masyarakat, untuk membangun pemahaman mengenai cara baru pembayaran di jalan tol.
Untuk memudahkan masyarakat memperoleh uang elektronik, kata Agusman, akan dilakukan penjualan kartu uang elektronik di gardu tol, serta penambahan lokasi pengisian ulang (top up) uang elektronik.
"Untuk mengantisipasi timbulnya kemacetan di gerbang tol, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan uang elektronik dan mengecek saldo sebelum melakukan perjalanan di jalan tol," ujar Agusman.
Penyediaan fasilitas top-up tunai di gardu tol, diutamakan untuk keadaan darurat. Sehingga tidak terjadi antrian di gardu tol.
Selain itu, kata Agusman, semua otoritas saat ini telah melangsungan program diskon meliputi diskon biaya pembelian kartu uang elektronik dan diskon tarif tol (untuk ruas dan jangka waktu tertentu) sejak tanggal 17 Agustus 2017 hingga 30 September 2017.
Setelah penerapan 100 persen nontunai di 31 Oktober 2017, target selanjutnya adalah mewujudkan transaksi nontunai di jalan tol tanpa perlu menghentikan kendaraan (multi lane free flow), pada akhir 2018. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3018 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2039 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026