Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Beredar di Sulteng, BNNP Bali Waspadai Masuknya Pil PCC

Jumat, 15 September 2017, 09:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali tengah mewaspadai masuknya obat yang bertuliskan (PCC) Paracetamol Cafein Carisoprodol yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara, dan menyebabkan 1 (satu) orang meninggal dunia dan 42 orang lainnya harus dirawat di beberapa Rumah Sakit, pada Rabu (13/9) lalu. 
 
Kewaspadaan ini dilakukan petugas BNNP agar kasus serupa tidak terjadi di Bali. Bahkan pihak BNNP Bali sendiri tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. 
 
[pilihan-redaksi]
Menurut Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Putu Gede Suastawa, BNNP Bali dan jajaran masih menunggu informasi Balai Laboratorium Narkotika BNN, BNNP dan BNNK sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat dan BPOM wilayah setempat untuk memeriksa kandungan obat bertuliskan PCC tersebut. 
 
“Jadi, efek PCC sama dengan Flakka, sangat dahsyat,” tegas Brigjen Suastawa, kemarin (14/9). 
 
Diterangkannya, apakah PCC sudah masuk ke Bali atau tidak, kata jenderal bintang satu ini, Pulau Bali belum ditemukan. Meski demikian, BNNP Bali akan memperkuat sinergitas dengan aparat penegak hukum lain untuk menangkal PCC masuk ke Bali. 
 
“Baik melalui udara, laut atau darat, dengan memperketat pos penjagaan," tegasnya. 
 
Diungkapkannya, BNNB mengharap kepedulian dan sinergitas seluruh komponen masyarakat untuk turut aktif menjaga lingkungan masing masing dari pengedar narkoba dan selalu menginformasikan ke BNN apabila ada yang mencurigakan. 
 
"Kami memohon bantuan masyarakat apabila menemukan obat obatan yang merusak generasi muda, laporkan ke BNNP Bali,” urainya tegas. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami