Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Jalur ke Nusa Dua, Banyak Timbunan Sampah
Sabtu, 16 September 2017,
07:21 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Di jalur menuju Nusa Dua, Badung masih terlihat beberapa timbunan-timbunan sampah pada lahan kosong pingir jalan. Padahal jalur menuju Nusa Dua merupakan jalur pariwisata dan Kabupaten Badung juga merupakan pusat pariwisata di Bali tentu hal tersebut harus segera ditangani.
[pilihan-redaksi]
Menangapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si, Jumat,(15/9) saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung telah melakukan beberapa langkah mulai dari, menyiapkan suatu perencanaan tatakelola persampahan dari jangka pendek, menengah sampai panjang dan mengurangi sampah secara signfikan dengan lakukan berbagai inovasi.
"Siang sangat banyak sampah dan pada malam hari jumlah sampah lebih sedikit, karena pada saat siang hari banyak orang yang masuk atau datang melewati jalur ke Nusa Dua. Jika dilihat yang datang ke Nusa Dua bukan datang dari orang Badung saja, melainkan dari beberapa daerah lain juga ada inilah problematik utama masalah sampah yang ada di daerah pariwisata," jelasnya.
Untuk menangani masalah tersebut Badung berusaha menyiapkan suatu perencanaan tata kelola persampahan mulai dari jangka waktu pendek, menengah sampai jangka panjang. Saat ini juga sudah membuat Hotspot-hotspot sampah yang sekiranya menjadi penghalang guna mengujudkan Badung bersih, hijau maupun berbunga.
"Lebih banyak kami melakukan dengan cara berhubungan langsung agar lebih mengetahui langsung sumber sampah yang akan kita cari. Mencari tau penyebab sumber sampah agar timbunan-tibunan sampah yang ada tersebut, betul-betul "Nol" atau tidak ada timbulan-timbulan sampah lagi," ujarnya.
Selanjutnya dia mengatakan, mengurangi sampah secara signifikan, juga dilakukan dengan cara banyak melakukan inovasi. Salah satunya inovasi yang masih Hot saat ini yaitu Gojek Sampah Plastik (Go Tik) yang merupakan inovasi terbaik Kabupaten Badung ditingkat Nasional.
"Kami tidak menyampaikan hanya reward saja, akan tetapi manfaatnya secara jelas juga bisa dirasakan oleh masyarakat dalam mengurangi timbulnya sampah," ucapnya.
Eka berpesan kepada masyarakat Badung, agar bisa megikuti prosedur yang telah ada, taati jam pembuangan sampah, jangan membuang sampah dalam kondisi terbuka akan tetapi dalam keadaan dibungkus, lingkungan atau kelompok perumahan harus ada jasa pengangkut sampahnya, luangkan waktu untuk bersih-bersih dilingkungan keluarga, sisihkan sedikit uang untuk biaya jasa sampah serta sisihkan sedikit waktu untuk memilah-milah sampah.
"Jika bukan kita warga Badung siapa lagi yang akan membuat Badung menjadi bersih semua dilakukan guna mengujudkan beatiful Badung yang bersih, hijau dan berbunga," harapnya. [bpc/aga]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3819 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1764 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026