Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 1 Mei 2026
Pembunuh Suami Istri Jepang Dibekuk, Motifnya Untuk Bayar Hutang
Senin, 18 September 2017,
12:49 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Aparat kepolisian Polresta Denpasar berhasil membekuk pelaku pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) asal Jepang, Matsuba Hiroko (70) dan Matsuba Norio (73) yang tewas di rumah kontrakannya di Perumahan Puri Gading II Blok F1, Jimbaran Kuta Selatan. Pelakunya adalah pria asal Bali, berinisial I Putu A (25), ia mengaku membunuh pasutri tersebut karena butuh uang untuk bayar hutang.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dimana Putu A ditangkap. Sumber kepolisian hanya mengatakan bahwa penangkapan pemuda asal Bali itu berlangsung pada Senin (18/9) sekitar pukul 03.00 dinihari.
"Putu A sudah dicari sejak tewasnya pasutri asal Jepang," jelas sumber kepolisian Senin (18/9).
[pilihan-redaksi]
Hasil interograsi terhadap Putu A, dia mengaku tidak mengenal pasutri jepang tersebut. Awalnya pada Minggu (3/9) jam 08.30 wita pelaku jalan-jalan di seputaran jalan Puri Gading. Sesampainya di rumah korban Perum Puri Gading Blok F1 no. 6 jimbaran, Kuta Selatan.
Melihat pintu gerbang terbuka, pelaku langsung masuk. Sebelum masuk pintu rumah pelaku melihat ada pisau dirak sepatu, selanjutnya pelaku mengambil dan membawa masuk ke dalam rumah.
"Pelaku melihat lantai I kosong selanjutnya naik ke lantai 2. Dia melihat korban wanita an. Matsubha Hiroko membawa tas berisi uang," kata sumber yang enggan disebut namanya itu.
Tanpa ba bi bu, pelaku langsung membekap, mengikat, menusuk korban pada leher dan perut. Setelah Matsuba Hiroko terkapar bersimbah darah, pelaku melihat suami korban an. Matsubha Norio naik tangga dilantai 2.
Pelaku langsung membekap mulut Norio, menusuk punggung dan menggorok leher korban hingga tewas seketika.
"Dari pengakuannya mayat pasutri itu ditaruh di kamar lantai 2 dan ditutupi dengan bed cover dan menaruh ranting kayu di atasnya," ungkap sumber.
[pilihan-redaksi2]
Usai membunuh, pelaku mencuci tangan pelaku ke bathup di lantai 2 dan mengganti baju dan celananya dengan baju dan celana milik korban. Sekitar jam 12.00 wita pelaku keluar membawa mobil ke arah Tanah Lot dan kembali lagi ke lokasi pembunuhan dengan membawa korek api kayu, dupa, dan bensin dalam botol aqua.
"Pelaku kembali datangi TKP untuk menghilangkan barang bukti dengan membakar korban dan beberapa ruangan di rumah korban," tandas sumber.
Sementara Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja membenarkan ditangkapnya pembunuh pasutri asal jepang tersebut.
"Benar pelaku ditangkap tadi pagi dan masih diinterograsi. Dia mengaku membunuh korban untuk bayar utang," jelas Kombes Hengky (18/9). [bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: -
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026