Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antisipasi Bencana Gunung Agung, Pemkot Bentuk Tim Respon Cepat

Rabu, 20 September 2017, 17:33 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Pemkot Denpasar telah membetuk Tim Respon Cepat yang terdiri dari Dinas Sosial kota Denpasar, PMI Kota Denpasar, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar serta BPBD Kota Denpasar sebagai tindak lanjut antisipasi hasil status Gunung Agung Kabupaten Karangasem yang naik ke level III (Siaga). 
 
Tim ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Denpasar terhadap kemungkinan terjadinya bencana yang diakibatkan letusan Gunung Agung. 
 
[pilihan-redaksi]
"Kepedulian Pemerintah Kota Denpasar dalam hal ini Bapak Walikota bersama Wakil Walikota terus berupaya memberikan bantuan secepat mungkin kepada korban apabila terjadi letusan Gunung Agung," ujar Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara saat rapat koordinasi dengan Tim Reaksi Cepat di Kantor Walikota Denpasar Rabu (20/9).
 
Dalam rapat tersebut Rai Iswara juga mengaku pembentukan tim ini sebagai bentuk respon cepat terhadap bencana sehingga ketika terjadi bencana tidak menunggu perintah atas karena Tim ini langsung bergerak cepat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. 
 
Sementara untuk keperluan tenaga medis dan obat-obatan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan telah dipersiapkan untuk disalurkan apabila dibutuhkan. 
 
"Saya sudah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk mempersiapkan segala keperluan media maupun obat-obatan apabila dibutuhkan kemudian hari," ujarnya.
 
Sedangkan untuk keperluan masker Rai Iswara mengaku telah menyediakan sebanyak 2000 masker untuk sementara dan apabila dibutuhkan lagi pihaknya sudah mengoder sesuai dengan kebutuhan. 
 
"Apabila terjadi erupsi Gunung Agung masyarakat Karangasem yang tinggal di Kota Denpasar bersama sanak saudaranya agar melaporkan diri ke Desa Kelurahan setempat sehingga dapat didata," katanya. [rls/tb/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami