Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




3 Pelaku Penganiayaan Berat Ditangkap

Selasa, 26 September 2017, 11:00 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Kasus pengeroyokan yang menewaskan Handi Ikhwanto (39) asal Lumajang, Jawa Timur, di bedeng PT. Tata di Jalan Trompong, Benoa, Nusa Dua, Kuta Selatan, pada Sabtu (23/9) malam, diungkap aparat kepolisian. Tiga pelaku penganiayaan berat yakni AL, AS dan SA ditangkap di Jalan Pulau Ambon dan di Jalan Raya Sesetan, Denpasar, Senin (25/9) kemarin.

[pilihan-redaksi]

Tertangkapnya tiga pelaku penganiayaan berat itu berdasarkan hasil penyelidikan jajaran Polsek Kuta Selatan dan Polresta Denpasar. Setelah menerima laporan korban, tim gabungan melakukan pengejaran. Identitas pelaku pun dikantongi, salah satunya merupakan pacar anak seorang buruh bangunan diproyek tersebut.

"Setelah ciri ciri pelaku kami kantongi, kami langsung mengejar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, kepada wartawan Senin (25/9) kemarin.

Setelah beberapa jam dikejar, tim gabungan mendapati salah seorang pelaku utama berinisial AL bersembunyi di rumah kos temannya di Jalan Pulau Ambon Denpasar.

Agar buruan tak kabur, Polisi menggerebek rumah kos tersebut dan meringkus AL. Hasil pemeriksaan, pria asal NTT itu mengaku tidak sendirian mengeroyok korbannya Handi Ikhwanto dan Pajiono yang kini dirawat intensif di RSUP Sanglah, Denpasar.

“Dia mengaku bersama dua temannya yakni AS dan SA,” ujar Kompol Aris.

Pengejaran terhadap pelaku AS dan SA dilakukan di Jalan Raya Sesetan dan akhirnya ditangkap dan dikeler ke Mapolresta Denpasar. Kepada penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar, tersangka AL mengaku usai menusuk Handi Ikhwanto, dia langsung membuang pisau dan kini masih dicari petugas.

“Pisau yang digunakan untuk menusuk korban masih kami cari,” bebernya.

Sementara, akibat penusukan yang dilakukan AL, Ikhwanto mengalami luka tusuk di perut dan pinggang kiri, sehingga menewaskan pria asal Lumajang, Jawa Timur itu.

"Rencananya besok (hari ini-red) kami rilis kasusnya," terang Kompol Aris.

Diberitakan, kasus penganiayaan berat hingga menewaskan buruh bangunan terjadi di Bedeng PT. Tata di Jalan Trompong, Benoa, Nusa Dua, Kuta Selatan, pada Sabtu (23/9) sekitar pukul 20.30 wita. Korban tewas dalam hal ini adalah Handi Ikhwanto (39) asal Lumajang Jawa Timur.

Sementara rekan korban bernama Panjiono (25) asal Palembang, Sumatera Selatan, kondisinya masih kritis dan dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. Peristiwa ini berlatar-belakang cekcok masalah perempuan. Sebelum penusukan terjadi, korban sempat melerai perkelahian dua temannya, namun akhirnya korban tewas terkena tusukan pisau pelaku. [spy/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami