Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
3 Pelaku Penganiayaan Berat Ditangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kasus pengeroyokan yang menewaskan Handi Ikhwanto (39) asal Lumajang, Jawa Timur, di bedeng PT. Tata di Jalan Trompong, Benoa, Nusa Dua, Kuta Selatan, pada Sabtu (23/9) malam, diungkap aparat kepolisian. Tiga pelaku penganiayaan berat yakni AL, AS dan SA ditangkap di Jalan Pulau Ambon dan di Jalan Raya Sesetan, Denpasar, Senin (25/9) kemarin.
[pilihan-redaksi]
Tertangkapnya tiga pelaku penganiayaan berat itu berdasarkan hasil penyelidikan jajaran Polsek Kuta Selatan dan Polresta Denpasar. Setelah menerima laporan korban, tim gabungan melakukan pengejaran. Identitas pelaku pun dikantongi, salah satunya merupakan pacar anak seorang buruh bangunan diproyek tersebut.
"Setelah ciri ciri pelaku kami kantongi, kami langsung mengejar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, kepada wartawan Senin (25/9) kemarin.
Setelah beberapa jam dikejar, tim gabungan mendapati salah seorang pelaku utama berinisial AL bersembunyi di rumah kos temannya di Jalan Pulau Ambon Denpasar.
Agar buruan tak kabur, Polisi menggerebek rumah kos tersebut dan meringkus AL. Hasil pemeriksaan, pria asal NTT itu mengaku tidak sendirian mengeroyok korbannya Handi Ikhwanto dan Pajiono yang kini dirawat intensif di RSUP Sanglah, Denpasar.
“Dia mengaku bersama dua temannya yakni AS dan SA,” ujar Kompol Aris.
Pengejaran terhadap pelaku AS dan SA dilakukan di Jalan Raya Sesetan dan akhirnya ditangkap dan dikeler ke Mapolresta Denpasar. Kepada penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar, tersangka AL mengaku usai menusuk Handi Ikhwanto, dia langsung membuang pisau dan kini masih dicari petugas.
“Pisau yang digunakan untuk menusuk korban masih kami cari,” bebernya.
Sementara, akibat penusukan yang dilakukan AL, Ikhwanto mengalami luka tusuk di perut dan pinggang kiri, sehingga menewaskan pria asal Lumajang, Jawa Timur itu.
"Rencananya besok (hari ini-red) kami rilis kasusnya," terang Kompol Aris.
Diberitakan, kasus penganiayaan berat hingga menewaskan buruh bangunan terjadi di Bedeng PT. Tata di Jalan Trompong, Benoa, Nusa Dua, Kuta Selatan, pada Sabtu (23/9) sekitar pukul 20.30 wita. Korban tewas dalam hal ini adalah Handi Ikhwanto (39) asal Lumajang Jawa Timur.
Sementara rekan korban bernama Panjiono (25) asal Palembang, Sumatera Selatan, kondisinya masih kritis dan dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. Peristiwa ini berlatar-belakang cekcok masalah perempuan. Sebelum penusukan terjadi, korban sempat melerai perkelahian dua temannya, namun akhirnya korban tewas terkena tusukan pisau pelaku. [spy/wrt]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4320 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 783 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun