Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
3 Pelaku Penganiayaan Berat Ditangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kasus pengeroyokan yang menewaskan Handi Ikhwanto (39) asal Lumajang, Jawa Timur, di bedeng PT. Tata di Jalan Trompong, Benoa, Nusa Dua, Kuta Selatan, pada Sabtu (23/9) malam, diungkap aparat kepolisian. Tiga pelaku penganiayaan berat yakni AL, AS dan SA ditangkap di Jalan Pulau Ambon dan di Jalan Raya Sesetan, Denpasar, Senin (25/9) kemarin.
[pilihan-redaksi]
Tertangkapnya tiga pelaku penganiayaan berat itu berdasarkan hasil penyelidikan jajaran Polsek Kuta Selatan dan Polresta Denpasar. Setelah menerima laporan korban, tim gabungan melakukan pengejaran. Identitas pelaku pun dikantongi, salah satunya merupakan pacar anak seorang buruh bangunan diproyek tersebut.
"Setelah ciri ciri pelaku kami kantongi, kami langsung mengejar,” ujar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, kepada wartawan Senin (25/9) kemarin.
Setelah beberapa jam dikejar, tim gabungan mendapati salah seorang pelaku utama berinisial AL bersembunyi di rumah kos temannya di Jalan Pulau Ambon Denpasar.
Agar buruan tak kabur, Polisi menggerebek rumah kos tersebut dan meringkus AL. Hasil pemeriksaan, pria asal NTT itu mengaku tidak sendirian mengeroyok korbannya Handi Ikhwanto dan Pajiono yang kini dirawat intensif di RSUP Sanglah, Denpasar.
“Dia mengaku bersama dua temannya yakni AS dan SA,” ujar Kompol Aris.
Pengejaran terhadap pelaku AS dan SA dilakukan di Jalan Raya Sesetan dan akhirnya ditangkap dan dikeler ke Mapolresta Denpasar. Kepada penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar, tersangka AL mengaku usai menusuk Handi Ikhwanto, dia langsung membuang pisau dan kini masih dicari petugas.
“Pisau yang digunakan untuk menusuk korban masih kami cari,” bebernya.
Sementara, akibat penusukan yang dilakukan AL, Ikhwanto mengalami luka tusuk di perut dan pinggang kiri, sehingga menewaskan pria asal Lumajang, Jawa Timur itu.
"Rencananya besok (hari ini-red) kami rilis kasusnya," terang Kompol Aris.
Diberitakan, kasus penganiayaan berat hingga menewaskan buruh bangunan terjadi di Bedeng PT. Tata di Jalan Trompong, Benoa, Nusa Dua, Kuta Selatan, pada Sabtu (23/9) sekitar pukul 20.30 wita. Korban tewas dalam hal ini adalah Handi Ikhwanto (39) asal Lumajang Jawa Timur.
Sementara rekan korban bernama Panjiono (25) asal Palembang, Sumatera Selatan, kondisinya masih kritis dan dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. Peristiwa ini berlatar-belakang cekcok masalah perempuan. Sebelum penusukan terjadi, korban sempat melerai perkelahian dua temannya, namun akhirnya korban tewas terkena tusukan pisau pelaku. [spy/wrt]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8453 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5809 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3636 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2463 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar