Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Akibat Gempa Gunung Agung, Pohon Keramat Ambruk

Selasa, 26 September 2017, 17:49 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Beritabali.com, Klungkung. Akibat gempa Gunung Agung pada Senin (25/9) siang menyebabkan pohon keramat di Pura Goa Lawah tumbang, Senin (25/9) pukul 19.50 WITA. Untungnya peristiwa ini tidak sampai menelan korban jiwa, pohon hanya menimpa sebuah bangunan hingga menyebabkan bangunan dimaksud rusak parah.

[pilihan-redaksi]

Tapi menurut salah seorang pengempon Pura Goa Lawah, Putu Juliadi, Selasa (26/9), pohon itu roboh selain karena usianya sudah cukup tua, juga karena diguncang  gempa Gunung Agung.

“Saat gempa jam 12.20 siang, sudah terdengar suara retak di batang pohon. Saya kaget sebab saat itu ada pengunjung duduk di bale pesanegan,” kata Juliadi.

Kata dia, pohon yang tingginya mencapai 25 meter itu rencananya dahannya akan ditebang, mengingat kondisi pohon sudah miring. Namun belum sempat Juliadi menebang dahan pohon tersebut, tiba-tiba paginya ada gempa Gunung Agung dan malam harinya pohon jenis Pohon Ehe itu sudah tumbang.Terkait tumbangnya pohon keramat yang diperkirakan berumur ratusan tahun, Juliadi menyampaikan dirinya berencana akan menanyakan peristiwa itu ke sulinggih, apakah itu merupakan pertanda alam berkitan dengan kondisi Gunung Agung yang sudah dinyatakan berstatus awas, atau sebaliknya murni karena bencana. 

Gempa Gunung Agung juga kembali mengguncang Klungkung, Selasa (26/9) sekitar pukul 16.35 WITA dengan kekuatan 4,2 SR.

Sebab antara Pura Goa Lawah dan Besakih (pura yanga ada di kaki Gunung Agung ) itu ada benang merahnya,” ujar Juliadi.

Pura Goa Lawah sendiri merupakan salah satu destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Klungkung. Di pura ini ada objek goa raksasa yang dihuni ribuan kelelawar. [wan/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami