Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Industri Narkoba di Betenpoh Digerebek, Peracik Didatangkan dari Jatim

Rabu, 27 September 2017, 21:02 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dan BNN Pusat, mengerebek home industry narkoba di jalan Betenpoh, Denpasar Selatan, pada Rabu (27/9).

Petugas BNNP mengamankan sejumlah orang di dalam Home Industry tersebut berikut barang bukti cairan baku narkoba.

[pilihan-redaksi]

Sumber dilapangan menyebutkan, pengerebekan home industry narkoba dilakukan tim gabungan BNNP Bali dan BNN pusat sekitar pukul 13.00 Wita. Pengintaian lokasi home industry narkoba itu sudah dilakukan sejak sepekan lalu, setelah tim gabungan menerima informasi adanya pembuatan narkoba di Jalan Betenpoh, di seputaran Denpasar Selatan.

Tim Berantas BNNP Bali dipimpin Kasi Intelijen BNNP Kompol Saifudin Jupri langsung bergerak ke TKP.

“Kami sudah menyelidiki home industry ini berdasarkan bukti akurat dilapangan. Setelah A1, kami langsung gerebek,” tegas sumber di lapangan, Rabu (27/9).

Hasil penggerebekan tim gabungan, petugas mengamankan beberapa orang yang identitasnya masih dirahasiakan. Selain itu disita beberapa barang bukti diantaranya cairan bahan sabu-sabu dan korek kayu dalam jumlah banyak.

"Kalau sabu-sabu ditemukan di pipet. Informasinya pabrik ini baru beroperasi sejak seminggu lalu dan baru tahap uji coba," kata sumber lagi.

Dijelaskan sumber, dari hasil interograsi terungkap pembuatan pabrik tersebut melibatkan banyak pihak diantaranya penyandang dana, penyedia tempat dan peracik. Sedangkan penyandang dana dan penyedia tempat, pelakunya dari Bali.

“Peracik narkoba didatangkan dari Jawa Timur,” terang sumber.

Setelah menggerebek rumah di TKP, petugas melakukan pengembangan ke Klungkung. Hingga berita ini diturunkan petugas masih melakukan penggeledahan di sana.

Hingga kini belum ada komentar resmi dari Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Saat dihubungi wartawan, jenderal bintang satu dipundak itu enggan komentar banyak.

"Saya belum monitor pengerebekan itu, mungkin nanti pihak BNN yang akan merilis,” tandas Brigjen Suastawa. [spy/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami