Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 18 Oktober 2026
Pengerebekan Home Industri Narkoba, Tiga Pelaku Target 1 Ons Sabu Perhari
Jumat, 29 September 2017,
21:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim gabungan BNN dan BNNP Bali akhirnya merilis pengerebekan home industry sabu di Jalan Banyu Poh Gang VIIIB, Denpasar, pada Rabu (27/) lalu. Dalam pengerebekan tersebut petugas mengamankan 3 pelaku yakni Muhamad Hipni Muchtar alias Cakni, Putu Ruly alias Ayung dan Made Irwan Wardana alias Irwan.
Dilokasi, petugas BNNP Bali menyita puluhan botol dan tujuh jerigen berisi cairan kimia. Kemudian, lima botol kimia berisikan cairan metfetamia seberat 324,89 sabu dan sejumlah prekursor.
Menurut Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa tiga pelaku yang diamankan itu sudah menjalani pemeriksaan. Dari pengakuan ketiganya, apabila berhasil memproduksi sabu maka mereka akan memasang target yakni 1 ons per hari untuk dijual.
[pilihan-redaksi]
“Jadi, dalam sehari mereka menarget bisa memproduksi 1 ons sabu perhari, " tegasnya Kamis (29/9).
Diungkapkannya, di Malang Jawa Timur tersangka Cakni pernah mencoba meracik tapi gagal. Demikian pula Bali sudah pernah dicoba, tapi mutunya tidak bagus.
Menurut jenderal bintang satu dipundak itu, tersangka Cakni mendapatkan cara membuat sabu dari Lapas Malang, Jawa Timur. Bahkan dia sendiri yang menulis catatan resep maupun bahan-bahan yang diperlukan untuk memproduksi sabu. "Catatan tersebut kemudian disimpannya setelah keluar dari penjara," urainya.
Nah, selepas mendekam di lapas, Cakni berusaha membuat sabu tapi selalu gagal menghasilkan sabu berkualitas dalam enam bulan terakhir ini. Hingga akhirnya Cakni berpikir untuk membuat narkoba dengan resep yang ia catat.
“Pelaku yang meracik sabu belajar secara otodidak dari bahan kimia ini. Ia membuat narkoba di Bali tak lepas dari pangsa pasarnya dianggap cukup tinggi dibandingkan apabila beroperasi di Malang,” urainya.
Selain Cakni yang berperan sebagai peracik, Ayung dan Irwan berperan sebagai penyokong dana. Nantinya, hasil produksi Cakni jika berhasil membuat sabu akan dibayar oleh Irwan.
Sebagai ganjaran atas perbuatanya, penyidik BNNP menjerat Cakni dengan hukuman pidana seumur hidup atau hukuman mati. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4449 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2094 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1996 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1632 Kali
05
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1470 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026