Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Pengerebekan Home Industri Narkoba, Tiga Pelaku Target 1 Ons Sabu Perhari
Jumat, 29 September 2017,
21:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim gabungan BNN dan BNNP Bali akhirnya merilis pengerebekan home industry sabu di Jalan Banyu Poh Gang VIIIB, Denpasar, pada Rabu (27/) lalu. Dalam pengerebekan tersebut petugas mengamankan 3 pelaku yakni Muhamad Hipni Muchtar alias Cakni, Putu Ruly alias Ayung dan Made Irwan Wardana alias Irwan.
Dilokasi, petugas BNNP Bali menyita puluhan botol dan tujuh jerigen berisi cairan kimia. Kemudian, lima botol kimia berisikan cairan metfetamia seberat 324,89 sabu dan sejumlah prekursor.
Menurut Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Putu Gede Suastawa tiga pelaku yang diamankan itu sudah menjalani pemeriksaan. Dari pengakuan ketiganya, apabila berhasil memproduksi sabu maka mereka akan memasang target yakni 1 ons per hari untuk dijual.
[pilihan-redaksi]
“Jadi, dalam sehari mereka menarget bisa memproduksi 1 ons sabu perhari, " tegasnya Kamis (29/9).
Diungkapkannya, di Malang Jawa Timur tersangka Cakni pernah mencoba meracik tapi gagal. Demikian pula Bali sudah pernah dicoba, tapi mutunya tidak bagus.
Menurut jenderal bintang satu dipundak itu, tersangka Cakni mendapatkan cara membuat sabu dari Lapas Malang, Jawa Timur. Bahkan dia sendiri yang menulis catatan resep maupun bahan-bahan yang diperlukan untuk memproduksi sabu. "Catatan tersebut kemudian disimpannya setelah keluar dari penjara," urainya.
Nah, selepas mendekam di lapas, Cakni berusaha membuat sabu tapi selalu gagal menghasilkan sabu berkualitas dalam enam bulan terakhir ini. Hingga akhirnya Cakni berpikir untuk membuat narkoba dengan resep yang ia catat.
“Pelaku yang meracik sabu belajar secara otodidak dari bahan kimia ini. Ia membuat narkoba di Bali tak lepas dari pangsa pasarnya dianggap cukup tinggi dibandingkan apabila beroperasi di Malang,” urainya.
Selain Cakni yang berperan sebagai peracik, Ayung dan Irwan berperan sebagai penyokong dana. Nantinya, hasil produksi Cakni jika berhasil membuat sabu akan dibayar oleh Irwan.
Sebagai ganjaran atas perbuatanya, penyidik BNNP menjerat Cakni dengan hukuman pidana seumur hidup atau hukuman mati. [spy/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 846 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 723 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 542 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 519 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026