Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Terungkap, Pelajar SMA Mengotaki Aksi Begal

Jumat, 13 Oktober 2017, 09:00 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Delapan kawanan begal yang ditangkap atas aksi penyerangan dan perampasan barang milik pengendara motor di Jalan Mahendradaat, Denpasar diperiksa secara marathon penyidik Polsek Denpasar Barat (denbar). Terungkap, delapan pelaku yang usianya remaja itu diotaki pelajar SMA di Denpasar, Kadek RS (16) dengan mengajak 7 temannya untuk membegal. 
 
[pilihan-redaksi]
Menurut Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra mengatakan, pemeriksaan awal para pelaku mengaku baru sekali melakukan begal. Sebelum merampas uang dan handphone, korban juga sempat dipukul sekali. Pihaknya masih mendalami para pelaku ini terlibat dalam kasus lain. 
Perwira asal Makassar Sulawesi Selatan itu menyayangkan aksi begal 8 tersangka. Apalagi kawanan begal menamakan dirinya geng motor “Anak Liaran Ketewel” diotaki Kadek RS, pelajar di Denpasar. 
 
“Kadek RS ini yang mengajak tujuh temannya keluar malam termasuk mengomando melakukan aksi begal. Dia juga mendapat uang paling banyak sebesar Rp 170 ribu setelah merampas uang korban,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini.   
 
Dijelaskannya, 8 pelaku itu berasal dari keluarga mampu. Bahkan, para pelaku ini sudah memiliki pekerjaan dan keahlian seperti tukang tato, bahkan ada yang bekerja di hotel. “Sepertinya mereka kurang diawasi orang tuanya. Saya imbau para orang tua lebih ketat mengawasi anak-anaknya terutama yang sering keluar malam,” sebutnya. 
 
Diberitakan, Jerny F. Fangidae (26) yang beralamat di Jalan Buana Raya nomor 101, Denpasar ini dibegal gerombolan pemuda di Jalan Mahendradatta, Selasa (10/10) sekitar pukul 02.00. Korban mengendarai sepeda motor Jupiter DK 5336 DV pulang kerja dari wilayah Sesetan dan mau pulang ke Jalan Buana Raya, Denpasar. 
 
Tiba di depan perusahaan Aqua, korban dipepet 8 pelaku yang sedang trek-trekkan. Korban pun dianiaya hingga dompet berisi uang Rp 700 ribu dan 15 lembar uang Dollar Amerika. Selain itu, sebuah handphone dan power bank juga dibawa kabur.  
 
Sembilan jam diselidiki, petugas kepolisian menangkap Kadek Indra Nova Handika (18) dibekuk di rumahnya di Jalan Umahanyar, Desa Mambal, Abiansemal, Badung, sekitar pukul 11.30 wita. Disusul kemudian, tujuh tersangka lain di rumahnya masing-masing. Mereka yakni Ketut Warnata (18),  Kadek Adi Putra ( 18) I Ketut Tomi Yasiada (18), Pratito Anjarwono (23), Kadek Sumerta (22), Putu Suandika (21) serta pelajar berinisial Kadek RS (16).  Tujuh orang pelaku ini sama-sama tinggal di Jalan Raya Ketewel, Gang Jungut Sari, Gianyar. [spy/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami