Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polresta Denpasar Tangkap 2 Pengedar 5.000 Butir Pil Koplo
Selasa, 17 Oktober 2017,
07:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Peredaran 5.000 butir pil koplo di wilayah Kedonganan, Kuta, Badung berhasil digagalkan jajaran Sat Resnakoba Polresta Denpasar dengan menangkap dua pelakunya, Viki Setiawan (22) dan Iwan Setiawan (26). Kedua pengedar itu mengaku barang bukti tersebut diperoleh kedua pemuda tersebut dari seseorang bernama Wawan di Jember, Jawa Timur.
[pilihan-redaksi]
Pengungkapan kasus pil koplo itu dijelaskan Kasat Reserse Narkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan, Senin (16/10) kemarin. Dia mengatakan, Viki Setiawan dan Iwan Setiawan sudah lama ditarget atas laporan masyarakat yang menyebutkan maraknya peredaran pil koplo di seputaran Kedonganan, Jimbaran, Kuta Selatan.
Menyikapi laporan masyarakat, pasukan Sat Resnarkoba Polresta Denpasar langsung mencari keberadaan kedua pemuda tersebut. Awalnya sulit menangkap, namun setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, Viki dan Iwan akhirnya ditangkap
“Beberapa jam dilacak, pelaku kami tangkap di kediamannya di Kedonganan,” tegas mantan Kapolsek Kuta Utara itu.
Penangkapan berlangsung Jumat (13/10) sekitar pukul 19.00 wita, setelah petugas mengerebek rumah kos tersangka di Jalan Pudak Sari, Banjar Kubu Alit, Desa Kedonganan, Kuta. Keduanya tidak berkutik setelah petugas menggeledah kamar dan menemukan 5.000 butir pil koplo yang dikemas dalam lima plastik klip besar. “Kedua tersangka mengaku mengedarkan dan juga mengonsumsi pil koplo ini,”ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Dari hasil keterangan kedua tersangka, mereka belum sempat mengedarkan pil warna putih tersebut. Pasalnya barang bukti itu baru didapat dari seseorang yang disapa Wawan di Jember, Jawa Timur. “Tersangka Viki yang mengambil pil koplo di Jember. Kami masih melakukan pengembangan,”tegasnya. Selain itu, keduanya mengaku apabila sukses menjual pil koplo akan diberikan imbalan oleh Wawan.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka dijerat terbukti melanggar UU RI, Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, sehingga dijerat dengan pasal 179 dengan ancaman 15 tahun penjara. “Kita masih dalami keterangan keduanya ini untuk mengungkap bandar pil koplo ini,” tungkasnya. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026