Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Tips Dapatkan Konten Sehat untuk Anak Saat Berselancar di Internet
Jumat, 20 Oktober 2017,
10:31 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Internet tidak hanya memiliki dampak positif tetapi juga negatif. Semua tergantung pencarian konten yang digunakan. Internet untuk anak-anak tentu harus digunakan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, orang tua maupun pihak sekolah harus bertanggung jawab terhadap keselamatan anak di dunia maya dan memberikan perlindungan. Namun, tidak semua orang tua dan guru mengerti bagaimana memberikan perlindungan itu.
[pilihan-redaksi]
Faktanya, setengah anak yang disurvei mengaku telah melihat konten dewasa yang berkaitan dengan masalah seksual, kekerasan, dan materai dewasa lainnya, di media sosial. Intinya, anak-anak masih terlalu mudah menemukan dan mengakses konten-konten dewasa semacam itu. Selain itu, ternyata 78% anak itu bergabung ke situs media sosial sebelum mencapai usia minimum yang diperbolehkan.
Alhasil mereka pun jadi rentan terpapar konten berbahaya dan di luar pengetahuan orangtua.
Oleh sebab itu, anak harus diberikan informasi dan saran supaya terhindar dari bahaya konten dewasa. Berikut beberapa tips untuk menerapkan konten sehat untuk anak di internet:
1. Masuk ke dunia anak dan membuat aturan main
Meskipun hal ini tidak disukai anak, namun orang tua dan guru harus terlibat langsung dengan kegiatan anak supaya tahu apa yang mereka lakukan. Tugas orang tua saat anak di rumah dan selesai dari jam sekolah, sedangkan guru mencari tahu ketika anak sedang berasa di sekolah.
Selain masuk ke dunia mereka, sebagai pihak yang lebih tua dan dewasa, kita lah yang harus menentukan aturan main dalam berinternet. Mulai dari menentukan berapa lama anak boleh melakukan aktivitas online dan situs mana saja yang boleh mereka kunjungi.
2. Ajari anak melindungi privasi mereka
Terjun ke dunia maya sayangnya anak tidak sepenuhnya memahami risiko bahaya dari internet. Sebagaimana kita tahu, anak-anak zaman sekarang banyak yang mengungkapkan informasi pribadi secara online, seperti nama, nomor telepon, alamat e-mail, password, alamat pos, sekolah, atau gambar tanpa seizin orangtua.
3. Gunakan Internet Service Provider yang menawarkan internet sehat
Saat ini ada banyak Internet Service Provider (ISP) yang menawarkan penggunaan internet sehat. Artinya, saat mereka memasang internet di rumah, mereka juga dapat melakukan pengaturan pada perangkat yang digunakan anak, termasuk ponsel, tablet, dan PC desktop untuk menyaring konten web yang seharusnya tidak dilihat anak.
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai internet sekolah, kampus dan institusi pendidikan dapat menghubungi +62 361 3013939 atau email ke edu@hypernet.co.id. [bbn/hyp/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026