Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Tips Dapatkan Konten Sehat untuk Anak Saat Berselancar di Internet
Jumat, 20 Oktober 2017,
10:31 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Internet tidak hanya memiliki dampak positif tetapi juga negatif. Semua tergantung pencarian konten yang digunakan. Internet untuk anak-anak tentu harus digunakan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, orang tua maupun pihak sekolah harus bertanggung jawab terhadap keselamatan anak di dunia maya dan memberikan perlindungan. Namun, tidak semua orang tua dan guru mengerti bagaimana memberikan perlindungan itu.
[pilihan-redaksi]
Faktanya, setengah anak yang disurvei mengaku telah melihat konten dewasa yang berkaitan dengan masalah seksual, kekerasan, dan materai dewasa lainnya, di media sosial. Intinya, anak-anak masih terlalu mudah menemukan dan mengakses konten-konten dewasa semacam itu. Selain itu, ternyata 78% anak itu bergabung ke situs media sosial sebelum mencapai usia minimum yang diperbolehkan.
Alhasil mereka pun jadi rentan terpapar konten berbahaya dan di luar pengetahuan orangtua.
Oleh sebab itu, anak harus diberikan informasi dan saran supaya terhindar dari bahaya konten dewasa. Berikut beberapa tips untuk menerapkan konten sehat untuk anak di internet:
1. Masuk ke dunia anak dan membuat aturan main
Meskipun hal ini tidak disukai anak, namun orang tua dan guru harus terlibat langsung dengan kegiatan anak supaya tahu apa yang mereka lakukan. Tugas orang tua saat anak di rumah dan selesai dari jam sekolah, sedangkan guru mencari tahu ketika anak sedang berasa di sekolah.
Selain masuk ke dunia mereka, sebagai pihak yang lebih tua dan dewasa, kita lah yang harus menentukan aturan main dalam berinternet. Mulai dari menentukan berapa lama anak boleh melakukan aktivitas online dan situs mana saja yang boleh mereka kunjungi.
2. Ajari anak melindungi privasi mereka
Terjun ke dunia maya sayangnya anak tidak sepenuhnya memahami risiko bahaya dari internet. Sebagaimana kita tahu, anak-anak zaman sekarang banyak yang mengungkapkan informasi pribadi secara online, seperti nama, nomor telepon, alamat e-mail, password, alamat pos, sekolah, atau gambar tanpa seizin orangtua.
3. Gunakan Internet Service Provider yang menawarkan internet sehat
Saat ini ada banyak Internet Service Provider (ISP) yang menawarkan penggunaan internet sehat. Artinya, saat mereka memasang internet di rumah, mereka juga dapat melakukan pengaturan pada perangkat yang digunakan anak, termasuk ponsel, tablet, dan PC desktop untuk menyaring konten web yang seharusnya tidak dilihat anak.
Untuk keterangan lebih lanjut mengenai internet sekolah, kampus dan institusi pendidikan dapat menghubungi +62 361 3013939 atau email ke edu@hypernet.co.id. [bbn/hyp/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5997 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4679 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2658 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2319 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026