Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lembaga Perlindungan Konsumen Bali Desak Konten Porno WhatsApp Disetop

Selasa, 7 November 2017, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali menilai adanya konten bernuansa pornografi di emoticon WhatsApp, baik dengan ilustrasi manusia, binatang, boneka teletubbies, kartun dan lain-lain. sangat tidak positif  bagi kebutuhan konsumen, anak-anak dan remaja.
 
[pilihan-redaksi]
"Baru-baru ini YLPK Bali telah banyak menerima pengaduan dan keluhan dari konsumen yang ada di wilayah Bali,  terkait adanya konten bernuansa pornografi di emoticon whatsapp. YLPK Bali langsung berkoordinasi dengan YLKI pusat di Jakart dan YLKI di pusat juga banyak menerima keluhan mengenai hal tersebut. Maka  YLKI melakukan recheck terkait hal tersebut dan ternyata memang benar," jelas Direktur YLPK Bali, I Putu Armaya.SH. 
 
Pihaknya meminta Pemerintah, management WhatsApp sampai pada orang tua untuk menyetop layanan tersebut. 
 
"Ada tiga hal penting yang kami desak pertama mendesak Kementerian Kominfo untuk segera menstop konten pornografi di emoticon Whatsapp. Jangan sampai hal tersebut menyebar luas apalagi dikalangan anak-anak, kedua YLPK Bali mendesak management Whatsapp agar mengubah dan memperbaiki konten dimaksud dan yang terakhir meminta kalangan orang tua untuk mewaspadai penggunaan smartphone pada anak-anaknya agar tidak terpapar konten pornografi," papar Armaya. [bbn/aga]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami