Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Sudah Tau Lokasi Selfie Baru di Puncak Wanagiri?
Kamis, 16 November 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Ada lokasi lokasi swafoto atau selfie yang unik di Bali yakni tepatnya ada di Puncak Wanagiri, Sukasada, Buleleng.
Kelian Banjar Asah Panji Ketut Suwena menyampaikan bahwa untuk saat ini terdapat delapan lokasi swafoto yang terletak di dataran tinggi dengan panorama Danau Buyan dan Danau Tamblingan.
[pilihan-redaksi]
Suwena juga menyampaikan, berdasarkan arahan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) hanya diijinkan empat lokasi swafoto dari delapan lokasi swafoto yang ada saat ini. Hal ini disesuikan dengan banyaknya jumlah banjar adat yang ada di Desa Wanagiri. Kedepannya pihak BKSDA juga meminta agar pengelolaan lokasi swafoto dikelola oleh desa adat.
“Jika swafoto sudah dikelola oleh desa adat maka pengelolaan akan lebih tertata dan terpantau, baik dari segi perijinan maupun keamanannya. Untuk saat ini sudah ada satu lokasi swafoto yang dikelola oleh banjar adat dan sudah kita laporkan ke BKSDA," tuturnya.
Lebih jauh Ketut Suwena memaparkan bahwasannya diperbolehkannya empat lokasi swafoto oleh BKSDA bertujuan untuk mencegah menjamurnya lokasi swafoto yang tidak terkontrol dan dikawatirkan akan mengabaikan aspek keselamatan dan pelestarian lingkungan. Suwena juga menambahkan untuk saat ini lokasi swafoto yang ada secara rutin dilakukan pemeriksaan terhadap bangunan serta ketersediaan faktor penunjang keselamatan pengunjung.
“Bambu-bambu yang digunakan untuk bangunan kita periksa secara rutin, pemasangan jaring untuk keselamatan juga wajib," imbuhnya.
Sementara itu Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Destinasi Wisata IB Adi Laksana menyampaikan bahwa keberadaan objek wisata swafoto di kawasan Puncak Wanagiri sesungguhnya telah memberi warna baru bagi destinasi wisata di Bali.
Terlebih objek wisata ini bisa membantu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Namun kedepannya penataan serta pengelolaan objek wisata ini perlu dilakukan terlebih objek ini terletak di kawasan hutan lindung.
Untuk itu pihaknya meminta agar dilakukan komunikasi dan koordinasi baik dengan pihak BKSDA maupun Pemkab Buleleng terkait penataan dan pengelolaannya sehingga keberadaanya bisa menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan. [bbn/prov/wrt]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026