Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




China Beri Kartu Hijau Bagi Dua Peraih Nobel Dunia

Rabu, 29 November 2017, 06:37 WITA Follow
Beritabali.com

Bernard Feringa dan Kurt Wuthrich. [ist]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com, Beijing. Pemerintah China memberikan 'Kartu Hijau' atau penduduk tetap China kepada Bernard Feringa asal Belanda dan Kurt Wuthrich dari Swiss, dua ilmuwan pemenang Nobel dunia.
 
[pilihan-redaksi]
Yahoo News mengabarkan Minggu (26/11/2017) dengan kartu hijau itu, kedua ilmuwan tersebut diperlakukan sebagai warga istimewa oleh Pemerintahan Presiden Xi Jinping, dan tidak diwajibkan memiliki visa bila berkunjung ke China. Benard Feringa, pemenang Nobel Kimia tahun 2016, dipersilakan mengambil kartu hijaunya bulan Desember 2017, dan akan memimpin sebuah tim peneliti tentang 'Materi Penyembuhan Mandiri' di fakultas Ilmu dan Teknologi East China University. Sedangkan Kurt Wuthrich, adalah pemenang Nobel Kimia 2002 akan mengepalai tim riset di ShanghaiTech University tentang receptor human cell.
 
Pemberian kartu hijau ini diberikan Pemerintah Beijing sejak 2004 untuk menarik sejumlah ilmuwan dunia membantu China agar menempati posisi setara dengan AS dan Eropa. Kartu hijau juga diberikan kepada para investor asing, para eksekutif dan individu yang memberikan kontribusi besar bagi China.
 
Untuk itu, Pemerintah China memberikan prasyarat sangat tinggi. Para calon penerima kartu hijau diminta memegang posisi tinggi dalam proyek nasional. Sedangkan para investor harus menanam investasinya bernilai $ 500 ribu ke kawasan miskin di Barat China, di samping kriteria lainnya.
 
Selama kurun waktu 2004-2013, China hanya mengeluarkan 7.356 kartu hijau. Sangat sedikit dibandingkan AS yang memberikan sampai jutta kartu hijau. Namun selama tahun 2016 China memberikan 1.576 kartu hijau. Shanghai merupakan kota paling aktif memberikan kartu hijau karena menjadi pusat penelitian China.
 
The Shanghai Zhangjian National Innovation merupakan perusahaan teknologi tinggi yang dijalankan oleh Pemerintah Shanghai. Sejauh ini tercatat 30 ilmuwan yang mendapatkan kartu hijau. Di antara 900 ribu pemegang paspor asing yang tinggal di China, para pemegang kartu hijau, adalah warga negara asing pilihan. [bbn/idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/eng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami