Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Puncak Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspada
Senin, 4 Desember 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Masyarakat di seluruh Indonesia diimbau waspada curah hujan yang tinggi, angin kencang disertai petir dalam tiga bulan ke depan.
Sebab, puncak musih hujan di seluruh pulau Indonesia terjadi bulan Desember 2016, sampai Februari 2017. Dalam waktu tiga bulan itu, hujan dan angin kencang disertai pertir diprediksi akan terjadi.
[pilihan-redaksi]
"Masyarakat tetap harus mewaspadai cuaca ekstrim seperti gelombang tinggi yang hampir mencapai 4 meter, bahkan kemudian angin kencang, petir disertai hujan lebat," kata Humas BMKG Dwi Rini pada INILAHCOM, Jakarta, Minggu (3/12/2017).
Dwi menjelaskan, cuaca eksteim dan curah hujan dengan itensitas tinggi yang belakangan terjadi dipicu munculnya Siklon Tropis Cempka dan Dahlia. Tapi dua Siklon Tropis ini sudah menjauh dari Indonesia.
Siklon Tropis Dahlia yang sebelumnya terjadi di Wilayah Indonesia memberikan dampak Hujan sedang hingga lebat di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Angin kencang > 20 knot di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur bagian barat dan selatan.
Selanjutnya Gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4.0 meter di Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Selatan Banten-Jawa Barat, Perairan Selatan Jawa Tengah-Jawa Timur, Perairan Selatan Bali-Lombok, Selat Bali-Lombok-Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan Bali hingga Lombok. Gelombang laut dengan ketinggian 4,0-6.0 meter di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Bukan hanya itu, ada dua bibit Siklon Tropis muncul, yakni Siklon Tropis 93W dan 97S.
Bibit Siklon Tropis 93W terpantau di Laut Andaman sebelah Utara Aceh, dengan kecepatan angin maksimum 56 km/jam. Dampak dari bibit 93W berupa hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah Aceh bagian Utara. Sedangkan Gelombang 2,5-4 meter di perairan Lhoksumawe, perairan Sabang, perairan utara dan barat Aceh.
Sementara bibit Siklon Tropis 97S terpantau di Samudera Hindia sebelah selatan NTT, dengan kecepatan angin maksimum 28 km/jam. Bibit siklon 97S bergerak ke arah barat daya menjauhi Indonesia.
Dampak dari bibit ini berupa hujan dengan intensitas sedang-lebat di NTT. Sementara Gelombang 2,5-4 meter di perairan barat Lampung, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa Timur hingga Lombok. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026