Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hibur Pengungsi Gunung Agung, Ditlantas Polda Bali Adakan Lomba untuk Anak-Anak

Senin, 11 Desember 2017, 11:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Sebagai bentuk kepedulian dan mengurangi dampak psikologis para pengungsi Gunung Agung, puluhan anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Bali mendatangi posko pengungsi di Bumdes Kertajana, Desa Sambirenteng, Tejakula, Buleleng, Jumat (8/12) siang. Di lokasi pengungsian, anggota Dit Lantas memberikan penghiburan kepada para pengungsi khususnya anak-anak. 
 
[pilihan-redaksi]
Kegiatan social ini dipimpin Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Bali, AKBP Drs. I Nyoman Sukasena didampingi Kasi Prasjal Kompol Putu Sugiartini. Kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan belasan Polwan Ditlantas Polda Bali dan Polres Buleleng.
Tiba di lokasi, AKBP Sukasena langsung menyerahkan bantuan berupa sembako kepada I Nengah Suweca selaku koordinator posko pengungsian Desa Sambirenteng. Sementara para Polwan memberikan perhatian kepada ratusan anak-anak yang saat itu berada di pengungsian. Yang menarik, ratusan anak-anak ini diajak menari Tari Bali Gemilang, Senam Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan mengikuti berbagai lomba.
 
Tak hanya itu, anak-anak juga diberikan edukasi tentang pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Dengan metode kuis, satu per satu arti rambu lalu lintas mampu dijawab oleh anak-anak yang sebagian besar sudah duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), anak yang berhasil menjawab diberikan hadiah buku.
 
Kemudian polisi mengajak anak-anak untuk selalu tertib dan sopan dalam berlalu lintas. Selalu menggunakan helm, tidak ngebut dan ugal-ugalan saat berkendara dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan nomor satu. Mengingat tingginya angka lakalantas di Indonesia terjadi dikalangan pelajar. 
 
“Bhakti sosial ini bukan hanya menyerahkan bantuan sembako. Akan tetapi lebih cenderung memberikan semangat dan dukungan moril kepada para pengungsi, sehingga mereka bisa sabar dan tabah menghadapi bencana erupsi Gunung Agung,” kata AKBP Sukasena. 
 
Dijelaskannya, kondisi ini akan berdampak pada psikologis anak. Dikhawatirkan mereka akan mengalami trauma karena lama berada di pos pengungsian. “Untuk itu, kita adakan lomba-lomba seperti lomba makan kerupuk, kelereng, bernyanyi sambil berjoged dan memasukan paku ke dalam botol. Tujuannya adalah untuk memberikan motivasi kepada adik-adik kita yang berada di pengungsian,” terangnya. 
 
Usai di Desa Sambirenteng, rombongan Ditlantas Polda Bali didampingi Kapolsek Tejakula, AKP Wayan Sartika, S.H. menyerahkan bantuan di pos pengungsian yang ada di depan Polsek Tejakula. Sebanyak 101 orang dari Desa Ban Atas, Kubu, Karangasem yang mengungsi di tempat tersebut mengucapkan banyak terimakasih. [spy/wrt] 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami