Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 8 Oktober 2026
Badung Meraih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM
Senin, 11 Desember 2017,
07:24 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se dunia ke-69 tahun 2017 menjadi moment membanggakan bagi Pemerintahan Kabupaten Badung, dengan berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten-Kota Peduli HAM tahun 2016.
Penganugerahan Provinsi dan Kabupaten-Kota Peduli HAM diserahkan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, kepada Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa di Hotel Sunan Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/12/2017). Acara penganugerahan terasa spesial, karena dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo.
Dikatakan Kepala Badan Hukum Setda Kabupaten Badung, Komang Budi Argawa, syarat mendapatkan Penganugerahan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 34 Tahun 2017 tentang Kriteria Daerah Kabupaten-Kota Peduli HAM.
Kriteria yang dinilai dari penghargaan ini, lanjutnya, adalah hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan layak serta lingkungan yang berkelanjutan.
“Prestasi yang sangat membanggakan bagi Pemda Badung, karena menandakan bahwa Badung peduli akan HAM. Pesan Pak Bupati dan Wakil Bupati, ini harus dipertahankan untuk mendukung pembangunan daerah,” terang Kabag Hukum Setda Kabupaten Badung ini.
Dalam kesempatannya, Budi Argawa pun tak lupa mengucapkan terima kasih, atas koordinasi yang baik antar stakeholder pusat dan daerah dalam melakukan kajian regulasi untuk mendorong pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) atas hak-hak asasi masyarakatnya.
Menurutnya hasil yang dicapai oleh pemerintahan Kabupaten Badung, bagian dari prestasi bagi Kepala Daerahnya. Sebab dengan adanya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM merupakan salah satu Rencana Kerja Pemerintah, yang menjadi agenda penting di dalam Implementasi Nawacita Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam mengukur kinerja HAM di pemerintah daerah.
“Hal ini bisa dilihat kelengkapan regulasi atau kebijakan yang diciptakan di tingkat daerah, dalam upaya pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia,” tuturnya.
Lalu apakah yang dimaksud dengan RANHAM? Adalah dokumen yang memuat sasaran, strategi, dan fokus kegiatan prioritas rencana aksi nasional hak asasi manusia Indonesia dan digunakan sebagai acuan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam melaksanakan penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM di Indonesia.
Aksi HAM adalah kegiatan atau program sebagai penjabaran lebih lanjut dari RANHAM untuk dilakukan oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Adapun untuk Sekretariat Bersama RANHAM adalah unit pelaksana RANHAM yang dibentuk untuk mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan RANHAM di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.[bbn/rls/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1495 Kali
02
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1253 Kali
03
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 704 Kali
04
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 617 Kali
05
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 587 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026