Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anak-Anak Pengungsi Belajar Menabuh Angklung

Rabu, 13 Desember 2017, 16:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Meski berada di lokasi pengungsian, tidak menjadi halangan bagi anak-anak pengungsi asal Dusun Palak, Desa Besakih, Rendang, Karangasem untuk tetap belajar dan berkreasi menabuh Gambelan Angklung. 
 
Kepiawaian menabuh Angklung anak-anak yang kebanyakan masih duduk di bangku Sekolah Dasar tersebut menjadi bukti meski berada di lokasi pengungsian tidak menjadi alasan untuk tidak belajar dan tidak berusaha.
 
"Kebetulan kita juga bawa gambelan Angklung ketempat pengungsian itung-itung belajar sambil mengusir kejenuhan anak-anak," kata Wayan Srimulih, (54) selaku Kelian Seka Angklung yang dinamai Seka Angklung Darma Shanti, Senin (11/12).
 
Dikatakan Srimulih, anak-anak diajak untuk belajar menabuh awalnya hanya untuk mengusir kejenuhan. Setelah pulang sekolah karena tidak ada kegiatan. Namun setelah berjalan siapa sangka, anak-anak tersebut sangat berbakat dan sudah mahir menguasai dua buah tabuh seperti tabuh Gilak Puspe wrestu dan Gilak Penutup. Kedua tabuh tersebut dipelajari dan mampu dikuasi hanya dalam waktu singkat.
Sekas Angklung Dharma Santi terdiri dari 17 orang seka anak-anak, baik laki-laki dan perempuan, semuanya ada yang duduk di bangku SD dan SMP tetapi kebanyakan SD.
 
"Ya senang bisa belajar menabuh gambelan, jadi ada kegiatan sepulang sekolah," kata Ni Ketut Tia Aristia 10 tahun siswa kelas 6 SD.
 
Aristia mengakui bahwa belajar menabuh awalnya cukup kesulitan karena dirinya seorang perempuan, tetapi setelah berjalan sedikit demi sedikit dirinya mulai dikuasai bahkan keahliannya mengolah panggul tidak kalah dari anak laki-laki sebayanya. [igs/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami