Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
GM Angkasa Pura : 35 Penerbangan Internasional Batal Masuk Bali
Dampak Erupsi Gunung Agung
Rabu, 13 Desember 2017,
21:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Erupsi Gunung Agung masih berstatus Awas, pariwisata di Bali kian terpuruk. Kini hampir semua penerbangan dari luar negeri membatalkan penerbangannya ke Bali. Pihak Angkasa Pura menyatakan ada 35 penerbangan internasional yang batal masuk ke Bali.
Hal itu dijelaskan General Manager Angkasa Pura Yanus Suprayogi saat ditemui di sela sela Coffe Morning Kantor Bea Cukai Bandara, (13/12). Menurutnya, penurunan jumlah penerbangan ini mencapai 40 hingga 50 persen, dan didominasi Negara Cina dan Jepang.
“Ada 40 persen sampai 50 persen, dua-duanya. Penurunan domestik lebih tinggi tapi kalau International sangat memprihatinkan. Bahkan ada 35 penerbangan yang batal dan sudah di-schedule-kan untuk di-cancel,” katanya.
Yanus mengakui, penurunan 40 persen hingga 50 persen dihitung dari rata-rata 60 ribu penumpang per hari. Jadi, hampir tersisa hingga 30 ribu. Namun ia enggan menjawab apakah penurunan penerbangan ini akan berlangsung hingga pergantian tahun. “Saya tidak bisa mengatakan seperti itu, tapi indikasi itu ada. Makanya ayo berlomba lomba menyampaikan informasi apa adanya. Banyak turis kita menikmati objek wisata di Bali dengan tenang dan nyaman.
Diuraikannya, Bandara sudah melakukan berbagai upaya untuk menyakinkan sejumlah maskapai penerbangan. Pihak Angkasa Pura akan terus menunjukkan pelayanan yang terbaik. “Wisatawan asing ada di sini dan untuk kembali ke negaranya sendiri, dia harus aman. Kondisi seperti apapun kita memberikan pelayanan terbaik, biar mereka tidak kecewa,” ucapnya.
Pihak Angkasa Pura, kata Yanus, sudah memberikan pelayanan transportasi gratis kepada wisatawan, sesuai instruksi Gubernur Bali Made Mangku Pastika. “Pihak bandara sudah tahu apa yang dilakukannya dan saya sudah melaksanakannya. Mau masuk ke terminal dan ingin nyaman, saya siapin. Jadi mereka merasa tidak sendirian. Mereka bisa merasakan bahwa itu musibah,” ujar Yanus.
Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan terus update kepada masing-masing maskapai penerbangan untuk memberikan informasi yang jelas terkait kelancaran pelayanan. “Updating akan terus disampaikan ke masing masing maskapai. Komunitas di Bandar selalu memberikan informasi untuk kelancaran,” ungkapnya.
Disi lain, ia pun mengakui ada sedikit kekhawatiran pihak penerbangan datang ke Bali. “Ya ada sih kuatir dan banyak faktor juga. Kalau pesawatnya datang, katakan 300 sampai 400, penumpangnya yang kurang. Kekhawatiran itulah yang harus kita katakan bahwa Bali itu aman,” tandasnya.
Yanus juga berhadap kepada awak media massa untuk menyampaikan pemberitaan yang berimbang. Selama ini katanya media massa tidak pernah memberitakan objek wisata di Bali yang aman dan nyaman. Media massa hanya memberitakan erupsi gunung agung dan pengungsian. Akibatnya semua Negara-negara pada memberikan peringatan kepada warganya untuk tidak datang ke Bali.
“Tolong deh, objek wisata kita yang lain masih aman. Saya minta justru itu (objek wisata) di ekspos ramai-ramai, biar recovery kita ini lebih cepat. Kalau saya dari Bandara berharap bisa lancar semua. Tapi kalau peran teman-teman kurang, akan terus seperti ini,” ungkapnya.[bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 486 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 381 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 375 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026