Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Terkena Dampak Letusan Gunung, Pariwisata Yogyakarta Juga Pernah Jatuh

Kamis, 14 Desember 2017, 18:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Akibat dampak erupsi Gunung Agung, pariwisata Bali kini mengalami kelesuan. Hal serupa ternyata juga pernah dialami Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta saat terjadi bencana gempa bumi dan letusan Gunung Merapi tahun 2006.
 
Hal ini terungkap pada saat kunjungan wartawan dan Humas DPRD Bali, Kamis (14/12), ke Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Yogyakarta, kawasan jalan Malioboro.
 
Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Primaswolo Sujono, yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan, Daerah Istimewa Yogyakarta termasuk daerah yang rawan bencana. Pada 2006 silam, daerah yang kini menjadi destinasi wisata favorit ini mengalami bencana gempa bumi dan juga letusan Gunung Merapi.
 
"Di bagian selatan digoyang gempa, di bagian utara gunung meletus. Dampaknya bagi pariwisata Yogyakarta waktu itu luar biasa. Dunia pariwisata jatuh, bandara tutup cukup lama," ujarnya. 
 
Saat terjadi bencana waktu itu, media massa di Yogyakarta memberitakan peristiwa tersebut sesuai fakta, seperti bagaimana Gunung Merapi meletus, seberapa besar letusannya, berapa jumlah korban, berapa jumlah pengungsi, dan hal lainnya.
"Fakta tetap diberitakan, karena itu "selling poin" bagi media, sudah tugas wartawan untuk memberitakan. Yang harus dihindari adalah jangan terlalu dibesar-besarkan, jangan berlebihan,"ujarnya. 
 
Setelah bencana gempa bumi dan letusan Gunung Merapi berakhir, wartawan di Yogyakarta kemudian juga ikut berperan untuk memulihkan kondisi pariwisata Yogyakarta. Antara lain dengan memberikan masukan ke pihak legislatif dan eksekutif. 
 
"Bagaimana kita (wartawan) ikut memberi andil, memberi solusi, ketika bencana selesai, hentikan beritanya (bencana), lalu kita beritakan pembukaan bandara, pariwisata yang kembali bangkit. Jalur erupsi Gunung Merapi kini menjadi daerah wisata, ada wisata lava tur yang menjadi favorit wisatawan yang datang ke Yogyakarta,"ujarnya.
 
Pasca terdampak bencana gempa bumi dan letusan Gunung Merapi, dunia pariwisata Yogyakarta cepat pulih dan semakin berkembang. Ini karena toleransi dan sifat gotong royong masyarakat Yogyakarta yang tinggi, sehingga proses recovery atau pemulihan dunia pariwisata bisa cepat dilakukan. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami