Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wartawan DPRD Yogyakarta Aktif Beri Solusi Persoalan Daerah

Kamis, 14 Desember 2017, 19:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Wartawan di Yogyakarta, khususnya yang bertugas di Gedung DPRD Yogyakarta, selama ini ikut aktif membantu pemerintah setempat, dengan memberi solusi terkait berbagai persoalan yang ada.
 
Hal ini terungkap pada saat kunjungan wartawan dan Humas DPRD Bali, Kamis (14/12), ke Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Yogyakarta, kawasan jalan Malioboro.
 
Sekretaris Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY, Primaswolo Sujono, yang hadir pada acara tersebut mengatakan, selama ini wartawan yang bertugas di Gedung DPRD Yogyakarta ikut andil dalam  mencari solusi terkait masalah yang ada. Misalnya saat dunia pariwisata Yogyakarta belum berkembang seperti saat ini.
 
"Waktu itu kita berpikir bagaimana caranya menggenjot dunia pariwisata Yogyakarta agar sama seperti di Bali. Lalu kita melakukan studi banding ke Bali, untuk mencari tahu cara meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) lewat pariwisata. Lalu hasil studi banding kita kompilasikan lewat tulisan yang akhirnya bisa mendorong kebijakan Dinas Pariwisata Yogyakarta yang kemudian menghasilkan Perda baru wisata di Yogyakarta," ujar pria yang akrab dipanggil Mas Jono ini.
Hal lain yang dilakukan adalah terkait persoalan penerapan Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat itu, kelompok kerja wartawan yang bertugas di DPRD Yogyakarta juga melakukan studi banding ke Propinsi Aceh untuk mencari informasi soal penerapan daerah istimewa.
 
Demikian juga terkait persoalan pembangunan bandara baru di wilayah Kulonprogo, dimana juga telah dilakukan studi banding ke Bandara Kuala Namu Medan.
 
"Dari hasil studi banding kita bisa mendapat solusi dari persoalan yang ada, mendapat masukan. Selanjutnya dituangkan ke tulisan yang bisa menjadi bahan pertimbangan kebijakan pemerintah DIY. Jadi kita tidak sekadar studi banding, tapi ada hasilnya bagi kebijakan daerah, sekaligus memberi solusi terhadap persoalan yang ada," ujar wartawan senior ini. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami