Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Besakih Sepi Pengunjung, Pedagang Kacamata Pilih Jualan ke Warga yang Menonton Lahar Dingin
Senin, 18 Desember 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Mengalirnya lahar dingin di Sungai Yeh Sah tidak hanya menjadi tontonan ratusan warga, di balik fenomena alam tersebut ternyata dimanfaatkan seorang pedagang kacamata untuk mengais rejeki dengan menjajakan kacamata kepada warga yang menonton di Jembatan Gesing, Desa Muncan, Selat, Karangasem.
"Sudah sebulan ini tiap sore jualan kacamata disini karena ada ramai-ramai nonton lahar dingin," kata Saturahman (50), pedagang kacamata Asal Kecicang, Karangasem.
Dia mengaku, biasanya sehari-hari menjual kacamata di Besakih, namun karena status Gunung Agung, Besakih sepi tidak ada pengunjung.
Sementara, ketika memutuskan berjualan di jembatan dilakukannya sponton ketika banyak warga menonton lahar dingin.
"Kebetulan dijalan pulang, ya coba berjualan," ungkapnya.
Di lokasi tersebut dirinya bisa berjualan hingga 10 buah kacamata dengan harga Rp20 ribu per buah jika pas ramai. Sementara omsetnya di kawasan pariwisata Besakih sudah kosong melompong tidak ada pembeli. Bahkan saat ini pagi sampai siang dirinya mengaku banting trayek berjualan kacamata di Pasar Menanga, Rendang, Karangasem.
Di hari-hari normal sebelum aktivitas Gunung Agung meningkat, dalam sehari dirinya bisa mengantongi Rp500 ribu. Namun setelah aktivitas Gunung naik omsetnya turun bahkan tidak dapat berdagang sama sekali.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026