Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Erupsi Gunung Agung, Pelaku Usaha di Bali Ikut Melesu

Sabtu, 30 Desember 2017, 12:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pasca erupsi Gunung Agung, selain sektor pariwisata menurun, pelaku usaha khususnya usaha dagang juga ikut lesu.
Itu disampaikan, Ketua Perkumpulan dan Pengelola Kawasan Pertokoan Revayah Plaza (dulu Plaza Amata) di kawasan patung GWK, Jimbaran, Ir. Hendra Dinata, Jumat, (29/12) di Denpasar.
 
"Jika dilihat sebenarnya sebelum terjadi erupsi Gunung Agung memang ekonomi sudah Kami (pelaku usaha) rasakan sedang jatuh-jatuhnya. Bahkan, sudah lebih kami rasakan dari kondisi saat ini (pasca erupsi Gunung Agung)," jelasnya.
 
Dilanjutkan, jika diamati pelaku usaha menengah sudah 20% sampai 30% mulai bergelimpangan. Jika ini tidak cepat pulih, maka akan terus meningkat jumlah pelaku usaha yang menengah yang bergelimpangan.
 
"Dari pengamatan kami, dari pelaku usaha menengah sudah ada 20% sampai 30% bergelimpangan. Jika kondisi seperti ini tidak cepat dipulihkan, saya yakin akan semakin meningkat jumlahnya. Bahkan bisa mencapai 50%, tentu kondisi ini akan mampu sebabkan terjadi kemacetan ekonomi," ujarnya.
 
Dia mencontohkan,  ditambah  adanya kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang terlalu drastis dilakukan Pemerintah, yakni naik mulai dari, 500% sampai 3000% atau 30 kali naiknya dari sebelumnya.
 
"Semakin meningkat pembayaranya, misal bayar pajak sebesar Rp 300 juta,  saat ini harus membayar Rp 1,5 miliar. Sepertinya para pengusaha semakin dipersulit saja dengan kebijaksanaan-kebijaksanaan Pemerintah saat ini, ditengah kondisi erupsi Gunung Agung," keluhnya. Menurut Hendra, jika dilihat sampai saat ini  dari kacamata pengusaha belum melihat ada kiat-kiat pemerintah pusat maupun daerah yang maksimal terutama terkait memajukan prekonomian.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami