Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Upacara Ngaben, 55 Pengungsi Gunung Agung Pulang Kampung
Senin, 15 Januari 2018,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebanyak 55 pengungsi Gunung Agung yang tinggal di rumah jabatan Camat Marga, Tabanan, diantar pulang ke kampung halamanya, Minggu ( 14/1/2018).Mereka diantar langsung Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika ke Banjar Gelundungan, Desa Ban, Kecamatan Kubu Karangasem.
Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika, Senin (15/1/2018) mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bendesa Geluntung Desa Ban Kecamatan Kubu Karangasem terkait pemulangan warga mereka.
“Para pengungsi memilih pulang karena ada intruksi dari Kelian Dinas dan Bendesa Adat. Dimana di desanya akan ada upacara Ngaben,” jelas Adiatmika. Disamping itu jarak rumah dari 55 pengungsi ini sekitar 7 kilometer dari Gunung Agung. Jarak aman yang sudah diintruksikan oleh pemerintah 6 kilometer.
Para pengungsi itu diberangkatkan menggunakan kendaraan yang dicarikan oleh relawan Kecamatan Marga. Serta ada juga yang menggunakan kendaraan sendiri. "Kami bersama dengan tagana, relawan, ikut mengantarkan sampai di Desa Ban Kecamatan Kubu Karangasem," tambahnya.
Selain pengungsi di kecamatan Marga, pengungsi yang ada di Desa Samsam, Kecamatan Kerambiatn juga sudah pulang sebanyak 33 orang. Mereka pulang 5 hari lalu ke kampung halamanya di Banjar Gula, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem.
Hal itu dibenarkan oleh Perbekel Desa Samsam, Dewa Ketut Ari Wibawa. “Sekarang posko sudah sepi, karena pengungsi semuanya sudah pulang lima hari lalu,” terangnya.
Wibawa menyampaikan pengungsi yang pulang tersebut atas keinginan sendiri. Mengingat jarak rumahnya dengan Gunung Agung sekitar 7,5 sampai 8 kilometer. Sementara jarak aman dari pemerintah menyatakan 6 kilometer.
Sementara itu pengungsi di Posko Pengungsi Gunung Agung di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, semuanya masih berada di pokso pengungsian yang berjumlah 192 orang. Mereka sebagian besar berasal dari Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem."Belum ada yang pulang, memang mereka ada pulang tetapi lagi kembali," ujar Perbekel Candikuning, I Made Mudita.
Mantan anggota DPRD Tabanan ini menjelaskan jumlah total pengungsi yang masih berada di Desa Candikuning sebanyak 440 orang. Mereka tinggal menyebar, ada di rumah keluarga ataupun bergabung di posko. "Yang jelas di Candikuning belum semua pulang, lebih banyak masih tinggal di pengungsian,” tambahnya.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Tabanan semula jumlah pengungsi Gunung Agung di Tabanan sebanyak 615 orang. Kini masih tersisa 527 pengungsi dan mereka tinggal ada yang di posko, rumah keluarga maupun kerabat.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026