Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 31 Juli 2026
Upacara Ngaben, 55 Pengungsi Gunung Agung Pulang Kampung
Senin, 15 Januari 2018,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebanyak 55 pengungsi Gunung Agung yang tinggal di rumah jabatan Camat Marga, Tabanan, diantar pulang ke kampung halamanya, Minggu ( 14/1/2018).Mereka diantar langsung Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika ke Banjar Gelundungan, Desa Ban, Kecamatan Kubu Karangasem.
Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika, Senin (15/1/2018) mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bendesa Geluntung Desa Ban Kecamatan Kubu Karangasem terkait pemulangan warga mereka.
“Para pengungsi memilih pulang karena ada intruksi dari Kelian Dinas dan Bendesa Adat. Dimana di desanya akan ada upacara Ngaben,” jelas Adiatmika. Disamping itu jarak rumah dari 55 pengungsi ini sekitar 7 kilometer dari Gunung Agung. Jarak aman yang sudah diintruksikan oleh pemerintah 6 kilometer.
Para pengungsi itu diberangkatkan menggunakan kendaraan yang dicarikan oleh relawan Kecamatan Marga. Serta ada juga yang menggunakan kendaraan sendiri. "Kami bersama dengan tagana, relawan, ikut mengantarkan sampai di Desa Ban Kecamatan Kubu Karangasem," tambahnya.
Selain pengungsi di kecamatan Marga, pengungsi yang ada di Desa Samsam, Kecamatan Kerambiatn juga sudah pulang sebanyak 33 orang. Mereka pulang 5 hari lalu ke kampung halamanya di Banjar Gula, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem.
Hal itu dibenarkan oleh Perbekel Desa Samsam, Dewa Ketut Ari Wibawa. “Sekarang posko sudah sepi, karena pengungsi semuanya sudah pulang lima hari lalu,” terangnya.
Wibawa menyampaikan pengungsi yang pulang tersebut atas keinginan sendiri. Mengingat jarak rumahnya dengan Gunung Agung sekitar 7,5 sampai 8 kilometer. Sementara jarak aman dari pemerintah menyatakan 6 kilometer.
Sementara itu pengungsi di Posko Pengungsi Gunung Agung di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, semuanya masih berada di pokso pengungsian yang berjumlah 192 orang. Mereka sebagian besar berasal dari Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem."Belum ada yang pulang, memang mereka ada pulang tetapi lagi kembali," ujar Perbekel Candikuning, I Made Mudita.
Mantan anggota DPRD Tabanan ini menjelaskan jumlah total pengungsi yang masih berada di Desa Candikuning sebanyak 440 orang. Mereka tinggal menyebar, ada di rumah keluarga ataupun bergabung di posko. "Yang jelas di Candikuning belum semua pulang, lebih banyak masih tinggal di pengungsian,” tambahnya.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Tabanan semula jumlah pengungsi Gunung Agung di Tabanan sebanyak 615 orang. Kini masih tersisa 527 pengungsi dan mereka tinggal ada yang di posko, rumah keluarga maupun kerabat.
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
02
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3925 Kali
03
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3126 Kali
04
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2116 Kali
05
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2063 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026