Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Konsentrasi Gas Gunung Agung Relatif Turun, Namun Masih Kategori Bahaya

Selasa, 23 Januari 2018, 08:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/file/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Konsentrasi kandungan beberapa jenis gas yang berasal dari aktivitas vulkanik Gunung Agung seperti SO2, CO2, H2O cenderung mengalami penurunan.
 
Hal tersebut disampaikan oleh pakar Geo Kimia vulkanologi, Ugan Sain, usai melihat contoh gas yang diambil dengan sensor multigas dalam misi penerbangan drone bersama tim Aeroterrascan di lapangan umum Selat, Karangasem, Senin (22/01).
 
"Dari sample yang didapat, rasio dan kosentrasi SO2 dan CO2 relatif menurun dari data bulan sebelumnya, ya bisa dibilang aktivitas gunung mengalami penurunan, namun penurunan tersebut masih dalam kategori bahaya," ujarnya.
 
Menurutnya, pengukuran gas memang rutin dilakukan sebulan sekali untuk dijadikan perbandingan, namun sekali lagi pihaknya menjelaskan bahwa hasil dari pengukuran gas ini tidak serta merta dijadikan acuan terkait aktivitas Gunung Agung.
 
Dari sample atau contoh yang diperoleh, diketahui konsentrasi gas CO2 sekitar 25 PPMV dan gas SO2 sekitar 1,2 ppmv. Sementara untuk gas H2O tidak ditemukan anomali, konsentrasi gas masih seperti sebelumnya.
 
Sementara untuk sample gas H2S belum bisa diukur karena drone gagal membawa sensor multigas naik ke atas puncak Gunung Agung, akibat cuaca angin kencang yang memaksa tim Aeroterrascan menarik kembali drone setelah sempat naik di ketinggian sekitar 3000 meter.
 
"Angin kencang, drone sempat terguncang dan melambat, kalo itu naik pesawat beneran udah muntah muntah," kata Seno Sahesnu, Tim Aeroterrascan saat penerbangan drone berlangsung.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami