Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mobil APV Terpelanting di Megati, Telinga Sopir Putus

Minggu, 28 Januari 2018, 19:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/don

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Mobil Suzuki APV dengan nomor DK 1109 IE mengalami kecelakaan tunggal di jalur tengkorak jurusan Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di timur PT Astra termasuk Banjar Jelijih Tegeh, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, pada Sabtu (27/1) malam.
 
Akibatnya sopir AVP I Wayan Sugawa ( 51)  asal Banjar Dinas Pupuan, Desa/Kecamatan Pupuan mengalami putus di bagian telinga kirinya karena  membentur aspal, luka bocor pada kepala belakang, dan saat ini belum sadarkan diri di RS Kasih Ibu  Tabanan. 
 
Sementara itu tiga penumpang yang notabane keluarganya, masing-masing Ni Putu Linda Karnasih (49), Liana Arista Dewi (29), dan Ni Luh Gede Sulasih (42) mengalami luka ringan lecet di sekujur tubuhnya.
 
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Sabtu malam sekitar pukul 21.40 Wita, berawal dari sopir Sugawa datang dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk). Sugawa saat itu membawa tiga penumpang akan pulang ke Pupuan seusai berbelanja di Denpasar.
 
Setibanya di lokasi kejadian dengan kondisi jalan lurus landai, Sugawa hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun naas, dari arah berlawanan datang kendaraan truk. Seketika itu sopir APV langsung banting stir ke kiri hingga tidak bisa menguasai kendaraan yang menyebabkan mobil terpelanting dengan posisi miring.
 
Akibatnya, 4 penumpang termasuk sopir terjebak di dalam mobil tidak bisa keluar sendiri dan harus dibantu oleh warga, kemudian dibawa ke BRSUD Tabanan untuk diberikan pertolongan. Kondisi yang paling parah dialami oleh Sopir Sugawa dimana mengalami luka bocor pada kepala belakang, telinga kiri putus dan tidak sadarkan diri.
 
Sementara, Ni Putu Linda Karnasih mengalami lecet pada bibir, Liana Arista Dewi mengalami sakit pada bahu kanan dan kiri. Dan Ni Luh Gede Sulasih mengalami sakit di tangan kiri. Sedangkan kondisi APV mengalami rusak berat, kaca depan dan belakang hancur, kaca pintu kanan penumpang hancur, atap penyok dan bamper rusak yang saat ini sudah diamankan di Polsek Selemadeg Timur.
 
Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Gede Surya Kusuma ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Kecelakaan murni karena "Out Of Control" (OC). Dimana sopir saat menyalip kurang memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. 
 
"Sehingga ketika hendak nyalip ada truk dari barat, sopir kaget banting stir ke kiri tapi oleng lantas mobil terpelanting," ungkapnya, Minggu (29/1)."Daun telinga sopir putus akibat terseret diaspal, karena awalnya mobil terguling kekiri trus terseret ke aspal," imbuh AKP Surya Kusuma.
 
Dr Hary Kurnia, dokter MOD (jaga) BRSU Tabanan,  menjelaskan pasien memang datang ke BRSU Tabanan sekitar pukul 22.00 Wita. Sempat dilakukan perawatan dengan kondisi cedera kepala sedang dan terjadi pendarahan diotak namum pasien selanjutnya meminta rujukan ke Rumah Sakit Kasih Ibu Tabanan. 
 
"Pasien minta dirujuk malam itu, sementara untuk daun telinga yang putus belum diketahui karena saat itu pasien langsung minta dirujuk," terang dr Hary.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami