Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Sesepuh PPS Kertha Wisesa Made Sujana "Balok" Berpulang
Senin, 5 Maret 2018,
20:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kota Denpasar kehilangan salah satu putra terbaiknya. Tokoh pencak silat Bali kelahiran Denpasar, I Made Sujana “Balok” berpulang akibat penyakit jantung yang telah lama dideritanya.
[pilihan-redaksi]
Pada hari pelaksanaan upacara Ngeringkes pada Senin (5/3) serangkaian Pengabenan Alm. I Made Sujana “Balok” dihadiri Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara bersama sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar di kediaman Alm. I Made Sujana “Balok” di lingkungan Banjar Pamedilan, Kelurahan Pamecutan, Denpasar Barat.
Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mewakili jajaran Pemerintah Kota Denpasar turut mengucapkan rasa bela sungkawa sedalam- dalamnya atas berpulangnya Alm. I Made Sujana “Balok”. Ia mendoakan arwah almarhum diterima di sisiNYA serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Apresiasi patut diberikan kepada Alm. I Made Sujana “Balok” semasa hidupnya melalui karya dan dedikasinya. Beliau yang dikenal sebagai sesepuh PPS Kertha Wisesa telah mencurahkan segala buah pemikirannya untuk pembangunan Kota Denpasar. Hal inilah patut dijadikan contoh bagi generasi muda kedepannya,” ungkap Sekda Rai Iswara.
Sementara salah satu Putra Almarhum, Agus Agung Satrio Wibowo ditemui seusai upacara ngeringkes mengatakan selama hidupnya, Almarhum selalu menekankan kepada anak- anaknya untuk menghormati orangtua, walaupun pernah disakiti harus tetap santun dan hormat kepada semua orang.
"Kami sebagai anak tentu bangga memiliki ayah seorang I Made Sujana “Balok” yang dikenal sebagai pesilat sesepuh PPS Kertha Wisesa dan juga mantan politisi yang sempat menjadi anggota Dewan Kota Denpasar periode tahun 1992-1998 hingga 1998-2000,"ujarnya.
Serangkaian upacara Ngaben Alm. I Made Sujana “Balok” pada hari kamis (5/3) dilaksanakan upacara Ngeringkes dan barulah pada tanggal 8 Maret 2018 dilaksanakan upacara Pengabenan.
“Upacara Pengabenan ini diisi upacara Ngajum pada pagi harinya dan dilanjutkan Pamerasan. Kemudian pada jam 12 siang dilanjutkan dengan upacara Pengabenan,” ujar Agus Agung Satrio Wibowo.
[pilihan-redaksi2]
Dituturkan lebh lanjut oleh Agus Agung Satrio Wibowo, orangtuanya telah lama menderita penyakit jantung dan telah dilakukan tindakan pengobatan oleh keluarga.
“Kondisi terakhir beliau saat meninggalkan kami tidak ada keluhan. Beliau seolah memberikan kesan tidak sakit dan tidak membebani keluarga dan pergi dengan tenang.
“Kami dari pihak keluarga memohon doa dari masyarakat kepada Almarhum agar beliau diberikan jalan yang terbaik. Apabila semasa hidupnya beliau memiliki kesalahan baik disengaja atau tidak mohon untuk dimaafkan” kata Agus Agung Satrio Wibowo. [bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3023 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026