Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Rai Mantra: Nyepi Kegiatan Mengisi Jiwa
Kamis, 15 Maret 2018,
23:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar. Calon Gubernur Bali dari Koalisi Rakyat Bali (KRB) Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra ikut mengomentari soal pro dan kontra internet yang dimatikan saat Nyepi di Bali. Menurutnya, jaringan internet yang dihentikan saat Nyepi memang terjadi pro dan kontra.
[pilihan-redaksi]
Hal ini sangat tergantung dari interpretasi dan bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Nyepi itu ada catur brata penyepian yakni amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan.
Hal ini sangat tergantung dari interpretasi dan bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Nyepi itu ada catur brata penyepian yakni amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan.
"Kalau saya memahaminya bahwa Nyepi itu kegiatan untuk mengisi jiwa dengan sembahyang, meditasi, membaca buku Baghawad Gita, dan berbagai kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk mengisi jiwa," ujarnya di Denpasar, Kamis (15/3/2018).
Menurutnya, urusan rohani spiritual itu berbeda dengan urusan jasmani. Pengalaman itu berbeda dengan setiap orang yang melaksanakannya. Menggunakan internet atau tidak menggunakan internet itu kehendak dalam diri sendiri. Namun yang pasti adalah dalam keheningan orang bisa menemukan dirinya sendiri.
Menemukan diri sendiri pada saat yang sama menjadi sumber kreatifitas dan dari kreatifitas itu orang bisa membangun kesejahteraan bersama. Kreatifitas itu ada dalam diri sendiri dan secara berkualitas hanya bisa ditemukan dalam keheningan.
[pilihan-redaksi2]
Kreatifitas ini kemudian dibawa ke dalam interaksi sosial untuk kebaikan bersama. Kreatifitas itu ditemukan dalam catur brata penyepian. Namun pertanyaan apakah dengan berinternet orang bisa menemukan kreatifitas yang bersumber dari catur brata penyepian atau tidak sangat tergantung dari kualitas masing-masing individu.
Kreatifitas ini kemudian dibawa ke dalam interaksi sosial untuk kebaikan bersama. Kreatifitas itu ditemukan dalam catur brata penyepian. Namun pertanyaan apakah dengan berinternet orang bisa menemukan kreatifitas yang bersumber dari catur brata penyepian atau tidak sangat tergantung dari kualitas masing-masing individu.
Penggunaan internet atau tidak menggunakan internet tidak perlu diperdebatkan karena kualitas individu seseorang sangat teruji disini. "Kalau diperdebatkan memang sulit untuk menemukan jalan keluar karena setiap orang memiliki penafsiran masing-masing," ujarnya. Menurutnya, yang pasti dirinya akan mengisi Nyepi dengan berdoa, meditasi, menyepi, membaca buku Bagawad Gita dan sejenisnya. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2948 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026