Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Rai Mantra: Nyepi Kegiatan Mengisi Jiwa
Kamis, 15 Maret 2018,
23:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar. Calon Gubernur Bali dari Koalisi Rakyat Bali (KRB) Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra ikut mengomentari soal pro dan kontra internet yang dimatikan saat Nyepi di Bali. Menurutnya, jaringan internet yang dihentikan saat Nyepi memang terjadi pro dan kontra.
[pilihan-redaksi]
Hal ini sangat tergantung dari interpretasi dan bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Nyepi itu ada catur brata penyepian yakni amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan.
Hal ini sangat tergantung dari interpretasi dan bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Nyepi itu ada catur brata penyepian yakni amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan.
"Kalau saya memahaminya bahwa Nyepi itu kegiatan untuk mengisi jiwa dengan sembahyang, meditasi, membaca buku Baghawad Gita, dan berbagai kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk mengisi jiwa," ujarnya di Denpasar, Kamis (15/3/2018).
Menurutnya, urusan rohani spiritual itu berbeda dengan urusan jasmani. Pengalaman itu berbeda dengan setiap orang yang melaksanakannya. Menggunakan internet atau tidak menggunakan internet itu kehendak dalam diri sendiri. Namun yang pasti adalah dalam keheningan orang bisa menemukan dirinya sendiri.
Menemukan diri sendiri pada saat yang sama menjadi sumber kreatifitas dan dari kreatifitas itu orang bisa membangun kesejahteraan bersama. Kreatifitas itu ada dalam diri sendiri dan secara berkualitas hanya bisa ditemukan dalam keheningan.
[pilihan-redaksi2]
Kreatifitas ini kemudian dibawa ke dalam interaksi sosial untuk kebaikan bersama. Kreatifitas itu ditemukan dalam catur brata penyepian. Namun pertanyaan apakah dengan berinternet orang bisa menemukan kreatifitas yang bersumber dari catur brata penyepian atau tidak sangat tergantung dari kualitas masing-masing individu.
Kreatifitas ini kemudian dibawa ke dalam interaksi sosial untuk kebaikan bersama. Kreatifitas itu ditemukan dalam catur brata penyepian. Namun pertanyaan apakah dengan berinternet orang bisa menemukan kreatifitas yang bersumber dari catur brata penyepian atau tidak sangat tergantung dari kualitas masing-masing individu.
Penggunaan internet atau tidak menggunakan internet tidak perlu diperdebatkan karena kualitas individu seseorang sangat teruji disini. "Kalau diperdebatkan memang sulit untuk menemukan jalan keluar karena setiap orang memiliki penafsiran masing-masing," ujarnya. Menurutnya, yang pasti dirinya akan mengisi Nyepi dengan berdoa, meditasi, menyepi, membaca buku Bagawad Gita dan sejenisnya. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5988 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2310 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026