Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




TCEC Selamatkan 126 Butir Telur Penyu Lekang di Pantai Serangan

Selasa, 17 April 2018, 14:55 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com/TCEC

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Tim dari Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu (TCEC) Serangan, Denpasar berhasil menyelamatkan 126 butir telur penyu lekang di Pantai Serangan. Penyu dengan lebar karapas 65 cm dan panjang 64 cm ditemukan bertelur di Pantai Seranga pada Selasa (17/4) pagi sekitar pukul 01.22 Wita dan selesai bertelur 02.34 Wita.
 
[pilihan-redaksi]
“Penyu ditemukan bertelur saat melakukan monitoring rutin dengan melibatkan 6 orang staf dan 3 relawan, TCEC biasanya rutin melakukan monitoring setiap musim penyu bertelur dari bulan Januari sampai September,” kata Direktur TCEC Serangan Made Sukanta saat dikonfirmasi di Serangan.
 
Menurut Sukanta, seluruh telur telah dievakuasi dan akan ditetaskan di TCEC. Evakuasi dilakukan agar telur aman dari ancaman predator, seperti anjing dan biawak. Syukurnya di daerah Serangan tidak ada lagi kasus pencurian telur penyu yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
 
 
“Pencurian telur penyu sudah tidak ada lagi, karena kita rutin melakukan monitoring dan mengajak masyarakat lokal juga untuk melakukan pemantauan penyu yang bertelur,” ungkap Sukanta.
 
[pilihan-redaksi2]
Sukanta menyampaikan sejak 31 Januari hingga April total terdapat 12 sarang penyu yang berhasil diselamatkan. Dengan total jumlah telur yang berhasil di evakuasi dan diamankan mencapai 1065 butir.
 
Sukanta memaparkan secara rata-rata hanya penyu lekang yang sering ditemukan bertelur di Pantai Serangan. Padahal sebelum reklamasi terdapat 3 jenis penyu yang terdapat di Pantai Serangan yaitu penyu hijau, penyu sisik dan penyu lekang.
 
“Habitat pantai peneluran belum 100 persen pulih, yang sering naik sekarang jenis penyu lekang, sedangkan jenis penyu hijau sempat ditemukan pada tahun 2016, Cuma satu sarang dan pada 2017 penyu hijau tidak lagi ditemukan,” ujar Sukanta. [bbn/mul]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami