Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Karangasem Minim Atlet Karate Karena Terkendala Pelatih
Minggu, 20 Mei 2018,
09:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Meski minim atlit, Forki Karangasem berhasil persembahkan medali emas di ajang Porprov tahun 2017 lalu. Medali tersebut dipersembahkam oleh atler bernama Puput Yuliana peraih medali emas bagi kabupaten Karangasem kategori Lemkari yang bertarung di kelas-48.
[pilihan-redaksi]
Meski berhasil meraih prestasi yang cukup gemilang, Kabupaten Karangasem khususnya di bidang Karate ternyata masih minim atlet. Tidak semua kecamatan di Karangasem memiliki atlet Karate ini. Menurut Ketua Umum Forki Karangasem yang juga sebagai Ketua Dewan Wasit Bali, I Nengah Sudana Iriawan penyebab minimnya atlet karate di Karangasem disebabkan oleh berbagai faktor.
Meski berhasil meraih prestasi yang cukup gemilang, Kabupaten Karangasem khususnya di bidang Karate ternyata masih minim atlet. Tidak semua kecamatan di Karangasem memiliki atlet Karate ini. Menurut Ketua Umum Forki Karangasem yang juga sebagai Ketua Dewan Wasit Bali, I Nengah Sudana Iriawan penyebab minimnya atlet karate di Karangasem disebabkan oleh berbagai faktor.
Salah satu faktor yang menjadi kendala yaitu minimnya pelatih. Hal ini diakui Sudana saat ditemui media ini, Sabtu (19/05) di kediamannya diDesa Penaban, Karangasem. "Kendala kita di pelatih," ujarnya.
Saat ini karate yang aktif hanya di Kecamatan Manggis, Karangasem, Bebandem, Kubu, Sidemen dan Kecamatan Abang, sementara di dua kecamatan yakni Kecamatan Selat dan Rendang masih kosong. Selain karena keterbatasan jumlah pelatih juga dikarenakan akses yang cukup jauh.
[pilihan-redaksi2]
Untuk mengatasi kendala tersebut, menurut Sudana jalan satu - satunya yakni harus membuat kader pelatih dimasing masing kecamatan tersebut. Sehingga di setiap wilayah ada seorang pelatih yang tentunya berasal dari wilayah tersebut.
Untuk mengatasi kendala tersebut, menurut Sudana jalan satu - satunya yakni harus membuat kader pelatih dimasing masing kecamatan tersebut. Sehingga di setiap wilayah ada seorang pelatih yang tentunya berasal dari wilayah tersebut.
"Jalan satu satunya harus membuat kader pelatih dimasing masing kecamatan," tuturnya.
Sementara itu, meski minim atlet pihaknya tetap berusaha maksimal. Bahkan untuk menambah jam terbang para atlet yang dimiliki sekarang khususnya bagi atlet peraih medali, pihaknya mengaku akan mengirim 6 orang atlet dalam Kejuaraan Bandung Karate Club (BKC Opent) yang akan berlangsung di Batam pada bulan juli mendatang.
Bahkan tak tanggung - tanggung, para atlet Forki Karangasem yang akan dikirim diberikam latihan sejak 1,5 bulan lalu. Selain itu, hal ini juga dilakukan Forki Karangasem untuk Persiapan menghadapi Porprov 2019 mendatang. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 316 Kali
02
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 251 Kali
03
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 224 Kali
04
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 223 Kali
05
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 199 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026