Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Belanja Pemerintah Lebih Besar Agar Tidak Menjadi Beban di Masa Depan
Jumat, 10 Agustus 2018,
09:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pemerintah mengakselerasi pembangunan dengan alternatif kebijakan pembiayaan negara melalui utang yang tidak hanya didasari kondisi belanja pemerintah lebih besar dibanding penerimaan, namun juga untuk menjaga momentum pembangunan di beberapa sektor prioritas, yakni infrastruktur dan sumber daya manusia.
[pilihan-redaksi]
“Belanja prioritas pemerintah yang cukup besar harus dilakukan pada periode sekarang dan tidak dapat ditunda. Jika ditunda, dikhawatirkan akan membuat beban yang lebih besar di masa-masa yang akan datang,” ujar Kepala Subdirektorat Hubungan Investor Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementrian Keuangan (Kemenkeu) I Gede Yuddy Hendranata , Kamis (9/8) di Denpasar.
“Belanja prioritas pemerintah yang cukup besar harus dilakukan pada periode sekarang dan tidak dapat ditunda. Jika ditunda, dikhawatirkan akan membuat beban yang lebih besar di masa-masa yang akan datang,” ujar Kepala Subdirektorat Hubungan Investor Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementrian Keuangan (Kemenkeu) I Gede Yuddy Hendranata , Kamis (9/8) di Denpasar.
Lebih lanjut ia menjelaskan agar utang memberikan nilai tambah, pemerintah mengatur komposisi belanja dalam APBN. Dengan prinsip, bahwa setiap kali penambahan kapasitas APBN yang diperoleh dari utang, harus bisa menghasilkan hal yang produktif untuk peningkatan kapasitas ekonomi. Tentunya, akan membuat kemampuan negara dalam membayar utang akan lebih kuat lagi.
Sementara salah satu instrumen pembiayaan pemerintah adalah melalui investasi Surat Berharga Ritel (Saving Bonds Ritel/SBR). SBR, kata Yuddy dinilai lebih menguntungkan dan sangat minim resiko karena kupon dan pokok dijamin oleh UU No 24 Tahun 2002 juga turut serta berkontribusi mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Ia mengatakan SBR merupakan obligasi yang tidak bisa diperdagangkan, sehingga memiliki tenor yang lebih singkat serta dengan target pasar adalah individu masyarakat biasa bukan institusi.
[pilihan-redaksi2]
Dia menjelaskan pembayaran kupon dilakukan tiap bulan dengan mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate dan jaminan kupon minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo serta Early redemption tanpa dikenakan redemption tanpa cost oleh Pemerintah. Kupon tersebut, lanjutnya dapat dijaminkan pada pihak lain. Selain itu keuntuangan lain, menurutnya adalah kemudahan akses, pembelian dan pengajuan pelunasan sebelum jatuh tempo Early redemption dilakukan melalui sistem elektronik (On line).
Dia menjelaskan pembayaran kupon dilakukan tiap bulan dengan mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate dan jaminan kupon minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo serta Early redemption tanpa dikenakan redemption tanpa cost oleh Pemerintah. Kupon tersebut, lanjutnya dapat dijaminkan pada pihak lain. Selain itu keuntuangan lain, menurutnya adalah kemudahan akses, pembelian dan pengajuan pelunasan sebelum jatuh tempo Early redemption dilakukan melalui sistem elektronik (On line).
Sedangkan jika dilihat dari resiko SBR menurut dirinya, sangat minim. Mulai itu dari, Resiko gagal bayar, SBR bebas resiko gagal bayar dan resiko tingkat bunga SBR bebas resiko tingkat bunga. "Nilai pokok tidak berubah, kuponnya mengembang mengikuti BI 7-Day Reverse Repo Rate dan memiliki floor rate sampai jatuh tempo selanjutnya, Resiko likuiditas SBR tidak Likuid karena tidak diperdagangkan namun terdapat fasilitas early redemption investor diharapkan melakukan diversifikasi," jelasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8355 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5770 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2445 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026