Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Gianyar Percepat Tanam Padi, Optimalkan Lahan dan Modernisasi Pertanian
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar mempercepat perluasan areal tanam padi melalui program Luas Tambah Tanam (LTT) 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produksi beras daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Upaya tersebut diperkuat melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Luas Tambah Tanam Padi Tahun 2026 yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Bali di Alampura Restaurant & Bar, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Jumat (6/11/2026).
Rakor tersebut dihadiri perwakilan BBRMP Bali, jajaran teknis Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, seluruh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Gianyar.
Mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Sekretaris Dinas Pertanian, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), menegaskan bahwa percepatan LTT bukan sekadar mengejar target penambahan luas tanam.
Program tersebut juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah dalam jangka panjang.
Menurutnya, penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam memastikan program percepatan tanam berjalan hingga tingkat petani.
"Keberhasilan percepatan luas tambah tanam membutuhkan kerja bersama dan pengawalan yang nyata di lapangan. Para penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam memastikan program berjalan, mulai dari identifikasi potensi lahan, pendampingan petani, percepatan pelaksanaan tanam, hingga pelaporan realisasi secara akurat dan tepat waktu," tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran teknis dan PPL memperkuat koordinasi dengan BBRMP Bali serta para pemangku kepentingan, mulai dari tingkat subak, desa hingga kecamatan.
Dalam rakor tersebut, terdapat tiga agenda prioritas Kementerian Pertanian yang menjadi fokus penguatan sektor pertanian di Kabupaten Gianyar.
Pertama, Percepatan Luas Tambah Tanam Padi. Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia serta meningkatkan indeks pertanaman. Upaya tersebut diharapkan mampu mendongkrak produksi beras di Kabupaten Gianyar.
Kedua, Modernisasi Pertanian melalui PM-AAS. Pemerintah mendorong gerakan tanam dengan memanfaatkan teknologi dan alat mesin pertanian (alsintan). Salah satu teknologi yang menjadi perhatian adalah penggunaan mesin tanam drum seeder untuk mendukung efisiensi kegiatan penanaman padi.
Ketiga, Penguatan Infrastruktur Pertanian. Pemkab Gianyar juga mengawal alokasi tambahan sembilan unit irigasi perpompaan untuk sektor hortikultura. Selain itu, pemeliharaan jaringan irigasi tersier di berbagai kawasan subak menjadi perhatian guna menjaga kelancaran distribusi air ke lahan pertanian.
Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Gianyar mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani agar percepatan tanam dapat terlaksana secara optimal, sekaligus memperkuat produktivitas dan ketahanan pangan di Kabupaten Gianyar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 653 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 539 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan