Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Bahasa Bali Masih menjadi Pilihan Sarana Komunikasi Generasi Muda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bahasa Bali masih menjadi pilihan bahasa yang lebih disukai sebagai sarana komunikasi di antara generasi muda, baik di keluarga, tetangga, maupun domain agama.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut terungkap sebuah artikel yang berjudul “Pilihan Bahasa Generasi Muda di Destinasi Wisata di Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal Kajian Bali, Volume 08, Nomor 01 tahun 2018.
Dalam penelitian yang melibatkan responden usia 17 sampai 30 tahun yang berdomisili di daerah-daerah destinasi wisata internasional di Bali, seperti di Sanur, Kuta dan Ubud terungkap bahwa kaum muda Bali masih mampu menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka mampu berbahasa Bali karena mereka memperoleh bahasa tersebut di lingkungan rumah mereka.
Para peneliti yang terdiri dari Ni Luh Nyoman Seri Malini, Ni Luh Putu Laksminy, dan I Ngurah Ketut Sulibra awalnya berasumsi bahwa keterlibatan generasi muda Bali dalam berbagai aktivitas kepariwisataan akan menyebabkan kontak bahasa yang tinggi baik dengan wisatawan mancanegara maupun dengan pekerja pariwisata yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
[pilihan-redaksi2]
Hal tersebut akan menyebabkan masyarakat di wilayah tersebut menjadi bilingual atau bahkan multilingual.
Selain mampu memahami dan menggunakan Bahasa Inggris, generasi muda Bali juga mampu bercakap-cakap dengan Bahasa Bali karena sebagian besar dari mereka berpendapat bahwa Bahasa Bali sangat diperlukan, walaupun mereka tinggal dan hidup di daerah tujuan wisata.
Kemampuan mereka menggunakan Bahasa Bali tercermin pada pemakaian Bahasa Bali antar pelibat di wilayah masing-masing.
Bahasa Bali adalah salah satu bahasa yang digunakan sebagai bahasa ibu oleh masyarakat Bali dan juga merupakan salah satu elemen budaya Bali.
Bahasa Bali terkategori sebagai bahasa yang aman karena memiliki penutur di atas dua juta, memiliki tradisi tulis yang kuat dan memiliki peranan sebagai pendukung kebudayaan daerah. [bbn/ Jurnal Kajian Bali/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6823 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan