Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Bahasa Bali Masih menjadi Pilihan Sarana Komunikasi Generasi Muda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bahasa Bali masih menjadi pilihan bahasa yang lebih disukai sebagai sarana komunikasi di antara generasi muda, baik di keluarga, tetangga, maupun domain agama.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut terungkap sebuah artikel yang berjudul “Pilihan Bahasa Generasi Muda di Destinasi Wisata di Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal Kajian Bali, Volume 08, Nomor 01 tahun 2018.
Dalam penelitian yang melibatkan responden usia 17 sampai 30 tahun yang berdomisili di daerah-daerah destinasi wisata internasional di Bali, seperti di Sanur, Kuta dan Ubud terungkap bahwa kaum muda Bali masih mampu menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka mampu berbahasa Bali karena mereka memperoleh bahasa tersebut di lingkungan rumah mereka.
Para peneliti yang terdiri dari Ni Luh Nyoman Seri Malini, Ni Luh Putu Laksminy, dan I Ngurah Ketut Sulibra awalnya berasumsi bahwa keterlibatan generasi muda Bali dalam berbagai aktivitas kepariwisataan akan menyebabkan kontak bahasa yang tinggi baik dengan wisatawan mancanegara maupun dengan pekerja pariwisata yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
[pilihan-redaksi2]
Hal tersebut akan menyebabkan masyarakat di wilayah tersebut menjadi bilingual atau bahkan multilingual.
Selain mampu memahami dan menggunakan Bahasa Inggris, generasi muda Bali juga mampu bercakap-cakap dengan Bahasa Bali karena sebagian besar dari mereka berpendapat bahwa Bahasa Bali sangat diperlukan, walaupun mereka tinggal dan hidup di daerah tujuan wisata.
Kemampuan mereka menggunakan Bahasa Bali tercermin pada pemakaian Bahasa Bali antar pelibat di wilayah masing-masing.
Bahasa Bali adalah salah satu bahasa yang digunakan sebagai bahasa ibu oleh masyarakat Bali dan juga merupakan salah satu elemen budaya Bali.
Bahasa Bali terkategori sebagai bahasa yang aman karena memiliki penutur di atas dua juta, memiliki tradisi tulis yang kuat dan memiliki peranan sebagai pendukung kebudayaan daerah. [bbn/ Jurnal Kajian Bali/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 248 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 223 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang