Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Bahasa Bali Masih menjadi Pilihan Sarana Komunikasi Generasi Muda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bahasa Bali masih menjadi pilihan bahasa yang lebih disukai sebagai sarana komunikasi di antara generasi muda, baik di keluarga, tetangga, maupun domain agama.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut terungkap sebuah artikel yang berjudul “Pilihan Bahasa Generasi Muda di Destinasi Wisata di Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal Kajian Bali, Volume 08, Nomor 01 tahun 2018.
Dalam penelitian yang melibatkan responden usia 17 sampai 30 tahun yang berdomisili di daerah-daerah destinasi wisata internasional di Bali, seperti di Sanur, Kuta dan Ubud terungkap bahwa kaum muda Bali masih mampu menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka mampu berbahasa Bali karena mereka memperoleh bahasa tersebut di lingkungan rumah mereka.
Para peneliti yang terdiri dari Ni Luh Nyoman Seri Malini, Ni Luh Putu Laksminy, dan I Ngurah Ketut Sulibra awalnya berasumsi bahwa keterlibatan generasi muda Bali dalam berbagai aktivitas kepariwisataan akan menyebabkan kontak bahasa yang tinggi baik dengan wisatawan mancanegara maupun dengan pekerja pariwisata yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
[pilihan-redaksi2]
Hal tersebut akan menyebabkan masyarakat di wilayah tersebut menjadi bilingual atau bahkan multilingual.
Selain mampu memahami dan menggunakan Bahasa Inggris, generasi muda Bali juga mampu bercakap-cakap dengan Bahasa Bali karena sebagian besar dari mereka berpendapat bahwa Bahasa Bali sangat diperlukan, walaupun mereka tinggal dan hidup di daerah tujuan wisata.
Kemampuan mereka menggunakan Bahasa Bali tercermin pada pemakaian Bahasa Bali antar pelibat di wilayah masing-masing.
Bahasa Bali adalah salah satu bahasa yang digunakan sebagai bahasa ibu oleh masyarakat Bali dan juga merupakan salah satu elemen budaya Bali.
Bahasa Bali terkategori sebagai bahasa yang aman karena memiliki penutur di atas dua juta, memiliki tradisi tulis yang kuat dan memiliki peranan sebagai pendukung kebudayaan daerah. [bbn/ Jurnal Kajian Bali/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 886 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 876 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 797 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 455 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun