Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Presiden Berharap Masyarakat Lombok Bangun Konstruksi Rumah Tahan Gempa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, NTB. Presiden Joko Widodo berharap masyarakat Lombok membangun rumah dengan konstruksi tahan gempa. Harapan tersebut disampaikan Joko Widodo saat memimpin langsung Apel Siaga NTB Bangun Kembali di Lapangan Sepakbola Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (3/9). "Boleh membangun rumah tipe apa saja dari batako, batu bata atau kayu, asalkan konstruksinya tahan gempa" kata Joko Widodo
Dalam arahannya Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia merupakan negara rawan gempa karena terletak cincin api. "Sejak tahun 1979, NTB pernah mengalami gempa besar maka dari itu kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya yakni bangunan harus tahan gempa. Saya serahkan pembangunan rumah kepada Kementerian PUPR. Saya akan terus cek dan kontrol perkembangan pembangunan rumah-rumah yang rusak" tegas Presiden.
Sesuai Inpres No. 5 tahun 2018 pembangunan kembali rumah dan fasilitas yang rusak harus cepat selesai agar segera berfungsi dan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal. Presiden juga berpesan masyarakat harus didampingi ahli konstruksi gempa dan mempercepat pembangunan kembali rumah sebelum musim hujan tiba. Presiden juga mengucapkan terimakasih kepada relawan, dan institusi yang terkait penanggulangan bencana. "Terima kasih atas apresiasi dan kerja kerasnya dalam NTB membangun kembali," ucap Jokowi.
Sementara itu, Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan verifikasi data rumah rusak masih terus dilanjutkan sesuai arahan Presiden. "Meskipun belum semua mendapatkan dana stimulan, masyarakat sudah semangat membangun NTB kembali. Saya targetkan sampai akhir bulan ini (September) verifikasi selesai. Pemerintah sudah memberikan dana stimulan untuk tahap pertama sebanyak 5.293 yang diberikan Presiden kemarin" ujarnya.
Pendataan yang telah diverifikasi kemudian di-SK-kan Bupati lalu pemerintah langsung memberikan bantuan kepada korban gempa dalam bentuk tabungan. "Diprioritaskan untuk rumah yang rusak berat mendapatkan bantuan dana stimulan sebesar Rp.50 juta per rumah, bukan per kepala keluarga" tegas Willem.[bbn/BNPB/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan