Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Hari Ini, Tepat Setahun Status Gunung Agung Dinaikkan ke Level IV Awas
Sabtu, 22 September 2018,
09:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Hari ini, tepatnya tepatnya 22 September 2018 lalu merupakan hari yang akan selalu diingat oleh seluruh warga Karangasem, pasalnya pada tanggal ini tepat satu tahun lalu PVMBG mingkatkan status Gunung Agung dari level III siaga menjadi level IV awas.
[pilihan-redaksi]
Level IV awas merupakan status tertinggi suatu Gunung Api yang aktivitas vulkaniknya sudah sangat tinggi dan berpotensi terjadi letusan besar dalam hitungan jam. Bisa dibayangkan bagaimana situasi di desa-desa utamanya yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) saat itu rasa panik, takut, putus asa serta tangisan pecah ketika para relawan datang mengevakuasi warga.
Level IV awas merupakan status tertinggi suatu Gunung Api yang aktivitas vulkaniknya sudah sangat tinggi dan berpotensi terjadi letusan besar dalam hitungan jam. Bisa dibayangkan bagaimana situasi di desa-desa utamanya yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) saat itu rasa panik, takut, putus asa serta tangisan pecah ketika para relawan datang mengevakuasi warga.
Kenangan itu masih jelas teringat dibenak Wayan Putra (45) salah satu warga yang tinggal di wilayah kawasan Rawan Bencana, saat itu menjelang langin gelap dirinya mendengar kabar bahwa status Gunung Agung akan ditingkatkan menjadi level IV awas.
Warga di sekitar rumahnya mulai berkemas untuk mengungsi ketempat yang lebih aman, Putra beserta seluruh anggota keluarganya pun ikut berkemas sesegera mungkin pergi ketempat yang lebih aman.
"Saat itu situasinya sangat panik, warga secepat mungkin menjauh dari kawasan rawan bencana," ujarnya.
Keesokan harinya pada tanggal 23 September 2017 setelah warga berbondong bondong mengungsi, situasi di tiap Desa KRB menjadi sepi sunyi bak desa mati. Terutama pada malam hari, hanya ada beberapa relawan yang tetap bertahan dan berkumpul di balai desa untuk mengantisipasi masuknya orang asing ke Desa dengan perasaan yang was was akan terjadi erupsi Gunung Agung dengan skala besar seperti tahun 1963.
Sementara itu, suara gemuruh terus berdengung dari kawah Gunung Agung disertai kepulan asap yang terus menerus terlihat membubung tinggi dari kejauhan. Hujan abu terus menyelimuti daerah di lereng Gunung beberapa kali hujan abu juga turun hingga di berbagai wilayah di luar Karangasem.
Seiring berjalannya waktu aktivitas Gunung Agung terus bergejolak, berbagai prediksi sempat terdengar namun seluruhnya termentahkan. Hingga akhirnya status Gunung diturunkan ke Level III Siaga. Sebagian warga yang berada di KRB I diperbolehkan pulang sementara warga di KRB II dan III masih tetap berada di pengungsian.
Namun tak lama setelah status diturunkan, PVMBG rupanya kembali merekam peningkatan aktivitas Gunung Agung dan status pun kembali ditingkatkan menjadi level IV awas. Warga kembali mengungsi sebagian ada yang memilih bertahan di rumahnya.
[pilihan-redaksi2]
Hingga akhirnya beberapa waktu lalu status Gunung Agung kembali diturunkan ke level III siaga dengan radius zona bahaya dipersempit menjadi 4 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung. Hampir seluruh warga kembali ke rumahnya masing-masing terutama yang berada di KRB I dan II. Sementara warga di KRB III yang akses jalannya rusak masih harus bersabar dan mengungsi di desa terdekat.
Hingga akhirnya beberapa waktu lalu status Gunung Agung kembali diturunkan ke level III siaga dengan radius zona bahaya dipersempit menjadi 4 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung. Hampir seluruh warga kembali ke rumahnya masing-masing terutama yang berada di KRB I dan II. Sementara warga di KRB III yang akses jalannya rusak masih harus bersabar dan mengungsi di desa terdekat.
Suara gemuruh beberapa kali sempat terdengar setelah status diturunkan bahkan beberapa waktu lalu sempat terjadi letusan strombolian dimana lava pijar terlontar dari dalam kawah yang menyebabkan kebakaran dilereng timur Gunung Agung. Namun kondisi itu dinilai skuo bahayanya masih tercover dizona bahaya 4 kilometer hingga saat ini status Gunung Agung masih berada di level III siaga. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026