Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 April 2026
Kapolresta Denpasar: Bendera di Mesjid Kepaon Tidak Ada Kaitan dengan HTI
Senin, 29 Oktober 2018,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo membenarkan adanya pengibaran bendera warna hitam di depan masjid di Kepaon, Denpasar Selatan belum lama ini. Namun hal itu katanya tidak ada kaitannya dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
[pilihan-redaksi]
Hal itu disampaikan Kombes Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (28/10). “Ya benar ada bendera itu, tapi tidak ada kaitannya dengan HTI. Itu hanya umbul-umbul yang biasanya dipasang menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad. Karena banyak orang yang tidak tahu sehingga mengira itu bendera HTI,” tegas mantan Kapolres Gianyar ini.
Hal itu disampaikan Kombes Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (28/10). “Ya benar ada bendera itu, tapi tidak ada kaitannya dengan HTI. Itu hanya umbul-umbul yang biasanya dipasang menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad. Karena banyak orang yang tidak tahu sehingga mengira itu bendera HTI,” tegas mantan Kapolres Gianyar ini.
Kombes Hadi pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah. Sementara guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terlebih situasi belakangan ini, kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak Masjid Al-Muhajirin Masjid Kepaon.
“Jadi, pihak Masjid sudah menurunkan dan menyimpan umbul-umbul itu. Saya berharap khususnya kepada umat Islam di Bali untuk menahan diri dan tidak terprovokasi,” ungkap perwira yang sebentar lagi menjabat Direktur Polair Polda Bali ini.
Diketahui, beberapa pemilik akun facebook memviralkan pengibaran bendera berwarna hitam diduga bertuliskan kalimat tauhid depan Masjid Al-Muhajirin di Kampung Kepaon, Denpasar.
[pilihan-redaksi2]
Sementara saat acara Simakrama dengan insan media belum lama ini, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto juga meminta kepada umat Islam khususnya di Bali tidak terprovokasi dengan adanya peristiwa pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat.
Sementara saat acara Simakrama dengan insan media belum lama ini, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto juga meminta kepada umat Islam khususnya di Bali tidak terprovokasi dengan adanya peristiwa pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat.
“Pelakunya (pembakar bendera) khan sudah mengakui semuanya dan meminta maaf. Jadi, menurut saya diserahkan semuanya kepada proses hukum di kepolisian,” ujar Mayjend Benny. (bbn/Spy/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3835 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026