Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Dubes Denmark Sebut Bali Potensial Kembangkan Energi dari Matahari dan Angin
Rabu, 31 Oktober 2018,
15:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Duta Besar Denmark untuk Indonesia Rasmus Abildgaard Kristensen menilai Bali sangat berpotensial dalam mengembangkan energi dari sinar matahari dan juga energi dari tenaga angin karena melihat iklim dengan sinar matahari yang besar serta angin yang mendukung.
Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Denpasar, Rabu (31/10). Dalam pertemuan tersebut, Dubes Denmark menaruh perhatian besar pada energi terbarukan serta sistem pengelolaan sampah yang ada di Bali.
Menurutnya, sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, Bali memiliki alam yang benar-benar fantastis, pantai yang indah yang harus dijaga dari kerusakan oleh sampah, karena jika tidak maka suatu hari, keindahan itu akan hilang. Untuk di negara Denmark, sampah telah dimanfaatkan untuk dijadikan sumber energi.
Dikatakan Denmark mampu mencukupi keseluruhan kebutuhan energi dalam negeri selama satu hari penuh hanya dengan mengandalkan tenaga angin serta dibantu sumber energi terbarukan lainnya tanpa menggunakan bahan bakar fosil.
“Saking menguntungkan, kami bahkan sampai mengimpor sampah dari negara-negara tetangga. Kita mengimpor karena kita kekurangan sampah untuk kita jadikan energi, “tuturnya.
Demikian pula halnya dengan penggunaan energi terbarukan, Dubes Rasmus menyampaikan energi utama yang digunakan adalah energi bersumber dari angin. Sumber energi angin yang ada mampu mendukung sebagian pemenuhan kebutuhan akan energi di dalam negaranya.
Menanggapi hal tersebut, Wagub Cok Ace yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali Nyoman Astawa Riadi menyampaikan apresiasinya atas sistem pengelolaan sampah serta energi terbarukan yang sudah diterapkan di Denmark. Cok Ace menyampaikan bahwasannya pengelolaan sampah menjadi perhatian besar dari Pemerintah Daerah.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk penanganan sampah di Bali diantaranya dengan menggalakkan pemilahan sampah organik dan non organik, pelaksanaan 3R (Reduce, Recycle dan Reuse) serta akan diterapkannya aturan pelarangan penggunaan sampah plastik tidak hanya kantong plastik tetapi juga botol dari plastik.
Dengan upaya ini diharapkan sampah bisa berkurang sampai 75 %. Demikian halnya dengan penggunaan energi terbarukan, dimana energi dari sinar matahari serta energi angin sudah dibangun dibeberapa lokasi di Bali, namun hasilnya belum optimal sehingga upaya mencari energi alternatif terbarukan lainnya terus diupayakan dan ditingkatkan.
“Kantor Gubernur ini sudah menggunakan energi dari sinar matahari, dan Bali telah dijadikan proyek percontohan energi terbarukan oleh pemerintah pusat. Kedepannya kami ingin mengembangkan terus energi alternatif dan berharap bisa bekerjasama dengan Denmark baik dalam pengelolaan sampah maupun energi terbarukan,” tuturnya.
Berita Premium
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026