Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Jika Disetujui Parlemen, Thailand Jadi Negara Pertama di Asia Melegalkan Ganja
Sabtu, 3 November 2018,
14:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Thailand saat ini sedang merancang regulasi untuk melegalkan ganja untuk keperluan medis. Jika disetujui, itu akan membuat Thailand sebagai negara pertama di Asia yang mengizinkan penggunaan narkoba.
Petani Thailand percaya produk mereka akan menjadi yang terbaik di dunia. Industri ganja ini diperkirakan bernilai $55,8 miliar pada 20205. Dikutip dari dailymail.co.uk rancangan undang-undang untuk mengizinkan penggunaan ganja yang terbatas telah dikirim ke Majelis Legislatif Nasional (NLA) Junta Militer.
"Kami telah mengajukan RUU itu dalam pembahasan," ujar Jet Sirathraanon, Ketua Komite Kesehatan Publik NLA.
Ia mengatakan kepada AFP bahwa itu akan pertama dibacakan dalam pembahasan di parlemen pengesahan Junta dalam waktu kurang dari satu bulan. "Ganja hanya untuk pengobatan, bukan untuk rekreasi," tambahnya.
Ganja tetap ilegal di Thailand, dengan hukuman ketat untuk perdagangan narkoba meskipun negara gajah putih itu tetap menjadi pusat transit regional utama dan produsen narkotika. Namun gagasan mariyuana medis telah lama diterima oleh banyak masyarakat di negara-negara mayoritas Buddha dan para pejabat junta sebelumnya telah melontarkan kebutuhan untuk mereformasi undang-undang narkoba.
Jet mengatakan Thailand telah menunda membuat perubahan terlalu lama sementara negara-negara lain seperti Kanada dan Australia telah memanfaatkan momen itu, termasuk melegalisasi ekspor. Dia menyampaikan pertimbangannya karena selain dampak pendapatan yang dihasilkan, efek menguntungkan lainnya yang bisa terjadi pada pasien yang kesakitan diharapkan mampu memberikan yang dapat mengubah hukum untuk mengijinkan Thailand menggunakan ganja.
Dia juga memuji kualitas tanaman negara Asia Tenggara, yang berkembang dengan sangat baik di perbatasan Segitiga Emas Thailand, Laos dan Myanmar.
"Saya melakukan ini karena ini kesempatan bagi orang Thailand," katanya sembari menambahkan Thailand memiliki ganja terbaik di dunia dimana para ahli setuju dan melihat potensi serupa.
Sementara,Jim Plamondon, Wakil Direktur Pemasaran di Perusahaan Cannabis Thailand menuturkan saat ini Thailand dapat menghasilkan ganja yang luar biasa dengan harga murah dari petani Barat yang digambarkan sebagai perusahaan ganja legal pertama di negara itu.
"Besok, Thailand akan merebut kembali warisan budayanya, dengan menjadi penumbuh, pengolah, dan produsen produk ganja terkemuka di dunia," katanya sembari menambahkan setiap perusahaan yang serius terkait ganja harus mulai memindahkan rantai pasokannya ke Thailand.
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026